Percakapan di Sebuah Hotel

kuwehnya enak lho!

Suatu hari di sebuah restoran hotel

Waitress              : Permisi Bu, piringnya saya ambil ya!

BM                      : Silakan, makasih ya Mas!

BM                      : (mikir bentar) Eh mas, mo nanya donk! Pertanyaan ga penting sih, saya penasaran nih!

Waitress              : Iya, silakan Bu!

BM                      : Kenapa sih topi koki itu dibikin tinggi seperti itu?

Waitress            : Mmm.. (mikir, ga nyangka dapet pertanyaan berkualitas seperti itu) Mungkin mengantisipasi supaya rambutnya ga mengotori makanan Bu!

BM                     : (ngeyel) Lha kalo emang tujuannya begitu kenapa ga make topi yang modelnya seperti shower cap gitu atau topi pet kaya pelukis gitu aja? Toh sama-sama nutupin rambut!

Waitress              : (pengen nampol wajah penanya) Ntar kalo pake topi pet takutnya malah disangka pelukis Bu! Ya mungkin emang dah dari sononya kali Bu! Mungkin dulu koki pertama yang ngerancang bentuk seperti itu dan sampe sekarang jadi kebiasaan.

BM                      : (masih penasaran) Oke, bentuknya udah, sekarang saya yang heran tuh kenapa seragamnya harus putih? Kenapa gak item aja yang kayanya malah lebih menguntungkan karena kalo kotor kan ga terlalu keliatan?!Continue reading “Percakapan di Sebuah Hotel”

Jaket dan Selimut

Tetangga bilang                : “Kok ndak pake jaket? Emang ga dingin Bun?”

Satpam kantor bilang       : “Jarak jauh kok ra nganggo jaket Mbak?”

Dua orang di atas adalah salah dua dari sekian orang yang mempertanyakan mengapa saya tidak menggunakan jaket dalam perjalanan ke dan dari kantor. Jarak yang biasanya ditempuh kurang lebih 1 jam perjalanan dengan rute Bintaro – Ciputat Raya – Melawai – Purnawarman dan sebaliknya, menunggangi Michael (nama motor ayahmahes) dan memeluk ayahmahes 😳 (sepertinya bagian yang ini ga penting untuk dijelaskan ya?!) Berangin jelas, macet iya, sport jantung banget, nyelip-nyelip di antara ratusan mobil pasti 😀

Gerah dan ndak nyaman!
Mungkin itu alasan saya untuk menggunakan jaket. Meskipun kondisi berangin, males aja makenya karena ya emang udah terbiasa ndak make jaket. Lagian kalopun kedinginan kan di depan masih ada tameng, jadi saya ndak langsung terkena dampak angin secara langsung :mrgreen:

Sedikit cerita tentang jaket ini, duluuuuuuuuuu ketika saya masih SD, salah seorang teman saya selalu menggunakan jaket setiap harinya, padahal dia tidak dalam keadaan sakit. Nah karena ngeliat dia sepertinya nyaman dengan jaket_setiap_harinya, akhirnya saya nyoba untuk ikut-ikutan make jaket (ga kreatif banget ya?!), hasilnya??? Hanya bertahan dua hari doank! :mrgreen:

Continue reading “Jaket dan Selimut”

Apaan Tuh???

Notulen

Pernah denger kata itu kan??? Nah, kalo lagi rapat tuh (biasanya) saya kebagian bikin notulen ini. Tugasnya??? Mencatat hal-hal penting atau dianggap penting oleh Betari Durga dan kemudian menyusunnya menjadi sebuah notulen.

Kalo suasana hati lagi enak, saya nyatetnya serius, ga ada catatan tambahan yang aneh-aneh. Tapi kalo rapatnya dah mulai melenceng dari agenda awal, mulailah muncul simbol-simbol aneh!

agak serius

Continue reading “Apaan Tuh???”

Customer Satisfaction : Z.E.R.O

Suatu pagi di sebuah Puskesmas yang terletak di kawasan Matraman yang penuh sesak dengan para pengunjung. Panggilan nomor antrian terdengar bersahutan dari loket pendaftaran. Pagi yang seharusnya semangat dan penuh ceria seketika menjadi buram dan lesu begitu mendengar “celotehan” ibu penjaga loket.

1. Isi Formulir Dulu Donk!
Suara cempreng terdengar dari mikrofon memanggil nomor antrian berikutnya. Terjadi percakapan singkat.
“Siapa yang sakit?”, ujar si ibu penjaga loket (selanjutnya akan disingkat menjadi IPL)
“Anak saya, Bu” jawab si ibu pasien
“Diisi yang bener donk formulirnya!” jawab IPL dengan ketusContinue reading “Customer Satisfaction : Z.E.R.O”

Bocah Penjual Pisang

Hari terakhir di Sukabumi, 2 jam sebelum check out dari hotel dan 6 jam sebelum jam pulang kantor, saya dan teman-teman “merayakannya” dengan naik rakit di danau berkedalaman sekitar 8 meter yang terletak di belakang hotel. Rakit yang kami tumpangi ini berkapasitas maksimal 8 orang dewasa dengan biaya sewa 140 ribu per rakit plus sang operator rakit yang pengoperasiannya masih menggunakan transimisi manual ini.

bentuk rakitnya kaya begini

Begitu naik ke atas rakit, saya langsung merasakan sensasi yang begitu damai, tenang, menikmati hembusan angin danau yang begitu lembut, hmmm.. kembali saya diingatkan atas kebesaran kuasa Sang Pencipta! Setelah itu saya ambil kamera kemudian jeprat-jepret mengambil gambar sekeliling danau sekaligus para penumpang rakit yang sebagian besar merupakan penderita sindrom CEREWETBANYAKOMONGKAGAKBISADIEMRAMEBANGET.

Seperempat perjalanan terlalui, posisi rakit mulai mendekat ke pulau mini yang terletak di tengah danau tersebut. Tampak sebuah lapak penjual kelapa muda yang masih berumur belasan tahun dengan semangat mempromosikan dagangannya berharap salah satu dari kami tertarik untuk membelinya, sayangnya saat itu cuaca sedang mendung  dan suhu dataran tinggi yang begitu dingin sehingga bukan saat yang tepat untuk minum minuman sesegar kelapa muda.Continue reading “Bocah Penjual Pisang”

Mahes.. Bunda Pergi Ya, Nak!

Terhitung mulai tanggal 23 sampai 25 Juni 2010, saya harus pergi meninggalkan pangeran kecil saya untuk menjalankan tugas negara.

Sejak Senin malam saya sudah berusaha memberi pengertian kepada Mahes bahwa saya akan meninggalkannya untuk sementara waktu sehingga kalo malem boboknya sama Budhe karena Bunda lagi ga di rumah.

Ingin tau reaksi Mahes?! Wajahnya langsung berubah menjadi sedih kemudian menghambur ke pelukan saya dan menyandarkan kepalanya di dada saya sembari tangannya memeluk erat pertanda tidak bisa menerima kepergian saya.

Ingin tau perasaan saya?! Hancur leburrrrrrr… 😦

P.S. Pagi ini saya meninggalkan rumah ketika Mahes sedang tidur, sehingga beban moral yang harus saya tanggung tidak terlalu berat jika dibandingkan berpamitan dalam kondisi terjaga dan harus melihat tangan kecilnya melambai-lambai beserta sorot mata sedihnya

S.E.P.I.

Hari ini kantor sepi euy..

Pegawainya pada dinas luar semuah!

Sedih karena di subbag saya pelaksananya hanya tinggal 2 orang

Seneng karena di ruangan lagi banyak makanan hahaha..

Selain itu juga bisa menguasai dua komputer sekaligus tanpa perlu eker-ekeran seperti biasanya 🙂

Jadinya sedih ga ya?! 😀

sepiiiiii

She_Kills Dja_Run

Sandal yang biasa saya pake di kantor (hahaha..ketauan ngantor ra tau nganggo sepatu!). Awalnya saya tuh ga pernah make sandal di kantor, makes sepatuuuu terus! Apalagi sejak ada edaran supaya selama di kantor menggunakan sepatu dan tanda pengenal, semakin istiqomahlah saya 🙂

Namun kemudian terjadilah suatu peristiwa yang kemudian membuat saya berpaling ke sandal. Saya menemukan satu fakta bahwa memakai sandal dapat meningkatkan kesehatan kulit kaki. Selain itu keuntungan lain dari pemakaian sandal adalah rasa isis yang begitu menyegarkan, serta jari-jari kaki semakin bebas bergerak, sehingga resiko kaki lecet dapat terhindarkan.

perlu digembok kaya gini kali ya supaya gak ilang?!

Sayang disayang teramat sayang ternyata 2 buah sandal yang saya miliki, sebut saja si coklat dan si putih, memiliki nasib sama : putus. Si coklat telah meningalkan saya sejak sekitar sebulan yang lalu, saat itu saya legowo karena saya merasa memang si coklat sudah uzur mengingat kulitnya yang sudah mengelupas dimana-mana. Beralihlah saya ke si putih yang sebenarnya kurang saya sukai sebab dalam pemakaian lebih nyaman si coklat, lebih feet friendly gitu lho! 😉 Kemarin sekitar pukul 13.00 WIB ketika si putih yang berada di bawah kendali kaki kanan saya membentur meja komputer, watawwww.. sakit, kemudian putus! 😦 hiks.. saya ditinggalkan oleh sandal yang tidak terlalu saya cintai itu. Mengapa dia begitu tega meninggalkan saya pada saat dialah milik saya satu-satunya yang tersisa? Apa disebabkan oleh rasa kekurangsukaan saya kepadanya yang telah menyebabkan telapak kaki saya lebih cepat ngapal?!Continue reading “She_Kills Dja_Run”

Amnesia minus Sensitifitas

Menurut om wiki Amnesia adalah  kondisi terganggunya daya ingat. Amnesia disebabkan oleh dua hal, yaitu secara organik atau fungsional.

  • Penyebab organik dapat berupa kerusakan otak, akibat trauma atau penyakit, atau penggunaan obat-obatan (biasanya yang bersifat sedatif).
  • Penyebab fungsional adalah faktor psikologis, seperti halnya mekanisme pertahanan ego.

Mekanisme pertahanan ego sendiri adalah strategi psikologis yang dilakukan seseorang, sekelompok orang, atau bahkan suatu bangsa untuk berhadapan dengan kenyataan dan mempertahankan citra-diri. Orang yang sehat biasa menggunakan berbagai mekanisme pertahanan selama hidupnya. Mekanisme tersebut menjadi patologis bila penggunaannya secara terus menerus membuat seseorang berperilaku maladaptif (kurang peka) sehingga kesehatan fisik dan/atau mental orang itu turut terpengaruhi.

Dari definisi di atas saya menggarisbawahi beberapa hal :

1. Amnesia dapat timbul ketika seseorang terkena trauma hebat

Amnesia temporer merupakan salah satu akibat dari cedera otak. Penyebabnya bisa benturan di kepala, tumor di bagian kepala, terganggunya aliran darah dalam otak, dan hal fisik lainnya. Tapi ada juga penyebab nonfisik, seperti trauma masa lalu, depresi, dan syok akibat suatu peristiwa. Hal psikis seperti trauma pada suatu tragedi atau depresi jelas bisa menjadi penyebab amnesia temporer. Biasanya serangan lupa ini berlangsung enam hingga 24 bulan. Menurut Nurmiati Amir, psikiater dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, sebenarnya sama dengan daya tahan fisik, psikis manusia juga punya sistem kekebalan. Stressor atau penyebab stres, yang berupa masalah atau pengaruh lain dari luar, ibarat virus penyebab penyakit. ”Daya tahan psikologis bergantung pada personalitas dan bagaimana pengalaman masa lalu membentuk kepribadian seseorang,” katanya.

2. Amnesia yang disebabkan oleh faktor psikologis dapat menyebabkan seseorang rela berbuat apapun demi   mempertahankan egonya

Menurut saya seseorang yang terkena amnesia akan lupa diri yang akan mengarah ke egois tingkat tinggi, sehingga apapun akan terpusat kepadanya. Segala sesuatu akan dilakukannya demi membuatnya tampak baik dan sempurna di mata orang lain, meskipun hal itu berarti mengorbankan dan menginjak-injak harga diri orang lain.

3. Seseorang yang terkena amnesia akan kehilangan kepekaan terhadap sekeliling

Tidak jauh berbeda dengan penjelasan poin 2 di atas bahwa amnesia dapat menyebabkan seseorang maladaptive, hilang kesensitifan, hilang kepekaan, kurang mampu menyesuaikan terhadap lingkungan sekitar, sehingga meskipun orang lain kecewa atas tindakannya yang tanpa dia sadari merugikan pihak lain selama dia tidak dirugikan, hal itu sah-sah saja baginya.

4. Amnesia dapat menyebabkan stress akut pada bawahan

Sebenarnya saya tidak ingin menjelaskan lagi di poin 4 ini, namun supaya anda lebih paham maksud saya lebih baik saya ceritakan sedikit. Ya, seseorang yang mengidap amnesia terutama amnesia temporer secara tidak langsung akan menyebabkan stress akut pada anak buahnya sebab jika saat ini ia memberikan disposisi A bukan tidak mungkin dalam 10 menit kemudian berubah menjadi B, dan hal itu terjadi berulang-ulang. Awalnya diminta berkas yang difotokopi, beberapa saat kemudian malah minta  berkas yang asli. Kalo mintanya baik-baik sih ga masalah, kalo sambil marah-marah?!

dari gugel