43

Malam Pertama

FYI, tulisan ini seharusnya dah di-publish awal Ramadhan kemaren, namun karena sesuatu hal (baca:lupa) baru bisa di-share hari ini. Selamat membaca…

“Mahes mo ikut sholat bareng bunda nggak?!” Pertanyaan itu dijawab dengan diambilnya sajadah “milik” Mahes dan kopiah merahnya.

“Bunda pake ituuuu..” Ujarnya sambil menunjuk mukena saya.

Sholat pun dimulai..

********

Sholat Isya terlalui dengan lancar jaya meskipun saya harus melipatgandakan konsentrasi saya demi melihat aksi “sholat” Mahes yang jungkir balik sambil sesekali melihat ke arah saya untuk memastikan bahwa gerakan sholatnya tidak keliru :mrgreen:

Untuk selanjutnya saya lanjutkan dengan tarawih delapan rakaat yang saya kerjakan per empat rakaat. Kembali saya bertanya kepada Mahes tentang kesediaannya untuk kembali “sholat” dan tanpa ragu diiyakannya ajakan saya. Dan Alhamdulillah tarawih sesi pertama kembali dilalui dengan sukses dan kali ini diselingi dengan seringnya Mahes duduk di pangkuan saya ketika saya sedang duduk tahiyat 😎 Mahes langsung bersandar di dinding dengan nafas yang terengah-engah, saya tanya “Mahes capek?!” Dijawabnya dengan sebuah anggukan kecil.

Untuk melanjutkan ke tarawih sesi dua -demi melihat wajah capeknya- sekali lagi saya tanyakan kesanggupan Mahes, dan meskipun kali ini jawabannya tidak setegas jawaban pertama namun Mahes masih mengiyakan ajakan saya (good boy!)

Tarawih sesi dua dimulai…

Rakaat pertama dah mulai males-malesan dan sedikit merengek

Rakaat kedua pecahlah tangisnya dan mulai memanggil-manggil saya.

“Bundaaaaaaaaaaaaa…..” (bersandar di pintu)

“Bundaaaaaaaaaaaaa…..” (membuka kopiahnya)

“Bundaaaaaaaaaaaaa…..” (menyeka airmatanya dengan kopiah kemudian keluar kamar mencari si ayah)

Saya mau tidak mau tetap melanjutkan sholat saya lha wong dah kadung niat sholat tarawih empat rokaat apa ya mau dibatalkan jadi dua rokaat ❓

Setelah menuntaskan sholat witir, saya hampiri Mahes yang masih sesenggukan di dalam pelukan ayahnya. “Kenapa, Sayang? Mahes capek ya?!” dijawabnya dengan anggukan lemah. Saya peluk dia dan malam itu pun berakhir dengan indah, Alhamdulillah… 😳

pose sebelum sholat

Advertisements