Dear KPI..

SINETRON
Semakin hari semakin memuakkan aja sinetron yang ditayangkan di beberapa televisi swasta di Indonesia! Seorang pembantu memikirkan segala macam cara demi merebut harta majikannya, seorang wanita yang berusaha mencelakai kekasih aktor utama supaya si aktor menjadi miliknya, dan masih banyak hal yang gak logis yang ditayangkan disana. Bahkan ada juga sinetron yang dibikin banyak season dan kadang ada edisi spesial Ramadhan, spesial Lebaran, pfiuuuuuuuuuuuuhhhh…. Tayangan yang disajikan bersifat semu, tidak ada unsur pendidikannya sama sekali!!! Yang ada malah membuat penonton bermimpi, menganda-andai, dan lupa waktu akibat nonton tayangan yang banyak memperlihatkan mata melotot itu!

REALITY SHOW
Ngakunya Reality Show, tapi koq ceritanya ga masuk akal! Curiga suaminya jarang pulang ternyata udah punya istri muda, trus anaknya  kerasukan mahluk halus kemudian dipanggilin KYAI untuk mengusir roh halus tersebut. Menurut saya hal ini termasuk pelecehan terhadap agama, karena dari segi judul aja dah pake unsur RELIGI, masak fungsinya kyai sebagai pengusir mahluk halus??? Masak ada satpam lebay yang ngusir si presenter segitu hebohnya??? Continue reading “Dear KPI..”

Keong Racun yang Beracun

Seperti mudik lebaran tahun lalu, tahun ini Mahes tetap menjadi pusat perhatian anak-anak kecil di sekitar rumah orang tua saya di Probolinggo. Sejak pukul 6 pagi mereka telah duduk manis menunggu keluarnya pangeran kecil saya. Begitu Mahes keluar, para krucil tersebut langsung mengajaknya bermain dan bernyanyi bersama, dan Mahes benar-benar menikmatinya 🙂

Di tengah-tengah permainan tersebut, saya yang awalnya hanya memantau dari jauh, mendengar salah satu dari precil tersebut menyanyikan sebait lagu Keong Racun dengan santainya

Mulut kumat kemot
Matanya melotot
Lihat body semok
Pikiranmu jorok
Mentang-mentang kau kaya
Aku dianggap jablay

Deg!!! Prihatin saya mendengar kata-kata seperti itu keluar dari mulut bocah yang baru berumur 7 tahun, tapi saya diamkan saja dengan harapan si anak tersebut akan berhenti menyanyikan lagu itu dan kembali bermain seperti semula. Namun beberapa detik kemudian saya malah mendengar lagu itu dinyanyikan oleh anak lainnya!
Continue reading “Keong Racun yang Beracun”

The Expendables : K.E.C.E.W.A

Ketika si ayah ngasih tau bahwa SALT dah diputar di Bintaro 21, saya melonjak kegirangan karena dah pengen nonton film ini dari dulu. Namun ternyata di hari yang sama juga ditayangkan The Expendables, film yang dibintangi oleh aktor Hollywood kesukaan si ayah, Sylvester Stallone.

Perdebatan dimulai. Saya pengen nonton SALT karena ga suka sama Sylvester Stallone. Sementara ayah kebalikan dari saya. Masing-masing ga mau ngalah hingga tercapailah beberapa opsi sebagai berikut :

  • Nonton dua-duanya baik SALT maupun The Expendables tapi nontonnya sendiri-sendiri. Ayah nonton The Expendables, bunda nonton SALT. Tapi opsi ini langsung ditentang ayah, ga enak kalo nonton sendirian katanya
  • Nonton dua-duanya di hari yang berbeda, Sabtu dan Minggu. Kali ini saya yang ga setuju karena akhir pekan merupakan waktu penebusan “dosa” saya kepada pangeran kecil saya karena tidak dapat menemaninya full time dari Senin hingga Jumat

Karena dari dua opsi di atas ga ada yang disetujui, akhirnya dicapailah kesepakatan bahwa nonton filmnya dibagi dalam dua akhir pekan, dan yang pertama kali ditonton adalah The Expendables. Yupz, akhirnya saya luluh juga karena meskipun saya ga suka Sylvester Stallone, tapi di film itu juga ada  Jason Statham, actor yang saya suka sejak dia membintangi Transporter.Continue reading “The Expendables : K.E.C.E.W.A”

Antara Inception dan The Sorcerer’s Apprentice

Sebenernya si ayah dah ngajakin nonton dari minggu yang lalu, hanya saja blom kesampean karena saat itu dateng ke bioskopnya dah mepet, padahal blom makan malem sehingga memutuskan untuk menundanya hingga batas waktu yang tak bisa ditentukan.

Sabtu sore kemarin kebetulan Mahes dah tidur dari pukul 17.00 WIB, si ayah nanyain tentang rencana nonton yang tertunda kemarin, akhirnya tercapailah kesepakatan bahwa kami jadi nonton Inception malam itu (sekalian nge-date). Sebenarnya saya dan si ayah masih bingung antara nonton Inception yang dibintangi oleh Leonardo Di Caprio atau The Sorcerer’s Apprentice yang dibintangi oleh Nicholas Cage, karena kami sama-sama bukan penyuka si Leonardo Di Caprio, sedangkan film yang laen ga ada yang representatif untuk ditonton. Masalahnya saya juga ga suka-suka amat sama si Nicholas Cage, berkebalikan dengan ayah yang sangat suka sama si NC ini. Ya sudah, supaya adil akhirnya kami ambil jalan tengah yaitu nonton Inception saja 😀

Singkat cerita akhirnya kami beli tiket yang pukul 21.15 WIB karena untuk yang pukul 18.30 WIB jelas ga mungkin bisa, lha wong nyampe sana aja pukul 19.10 WIB, padahal blom makan malam, ya wes, nekat! Sekali-kali nonton berasa midnight kan gapapa, itung-itung pacaran lagi 😀Continue reading “Antara Inception dan The Sorcerer’s Apprentice”

Aaaaaaaaaaarghhhhhh…

Kemaren sepulang dari kantor, saya mendapat kabar buruk dari si Ayah! Beliau bilang bahwa masa promosi TV kabel langganan kami terhitung mulai tanggal 14 Juni 2010 akan berakhir sehingga berakibat pada menghilangnya beberapa saluran favorit kami hiks…

1. Home Box Office (HBO)

Huwaaaaaaaaaaaa… Salah satu prime channel yang selalu kami pantengin tiap hari! Lumayan untuk mengurangi anggaran nonton bioskop! Film-film box office yang ga sempat kami tonton di bioskop bisa kami nikmati dengan sesuka hati di channel ini (karena ditayangin selama 3 hari berturut-turut sampe bosen sendiri nontonnya hahaha…) Trus gimana kalo nih channel dihapus?! Akan nonton apa kami di hari-hari selanjutnya? Bagaimana dengan nasib pelem Defiance yang blom tamat saya tonton?! Hiks.. Continue reading “Aaaaaaaaaaarghhhhhh…”