Romantis di Tengah Gerimis

Kurang lebih sejak pukul 11.00 WIB, Jakarta diguyur hujan deras, lamaaaaaaaa..banget! Alamak, bakal macet pulangnya ini, begitu pikir saya. Browsing situs berita online nyari berita tentang banjir ternyata nggak ada, tapi sudahlah, saya ga pengen nyeritain bagian ini koq! 🙄

Hujan baru reda sekitar pukul 14.00 WIB, sebenernya sih ga pengaruh juga ke sayanya karena saya baru akan mencak-mencak kalo hujannya keterusan sampe pukul 18.00 WIB, karena bisa-bisa saya kehujanan juga! Ternyata bagian ini juga ga penting untuk diceritakan 🙄

Lho emangnya selama ini ga kehujanan?! Terhitung Mulai Tanggal (baca : TMT) 10 Januari 2011 saya dah nggak lagi naek bis jemputan kantor melainkan dah jadi biker dadakan sejak suami saya lulus kuliah dan ditugaskan untuk magang di daerah Pancoran hingga penempatan definitif nantinya.Continue reading “Romantis di Tengah Gerimis”

Numpang Narsis Ya!

Bubuk mesiu itu
Kuminum
Diserap hatiku

Dan bila tlah mengendap
Pantik saja dengan adamu

Biar meledak
Biar kau tahu – kau rasa
Serpihan hatiku yang merindumu

Hidupku tak jelas
Tanpa adamu

Langkahku takkan pasti
Tanpa kehadiranmu

Disini

Aku terpaksa sendiri

Membiarkanmu
Belajar mengerti

Ah, mungkin aku terlalu melankolis

Kutahu kau pasti kan kembali

Dan kita akan segera bertemu kembali

 

Tulisan di atas adalah salah dua (bukan salah satu) sms yang dikirimkan oleh suami saya ketika kami masih menjalani long distance relationship antara Bandung – Jakarta 😀