Susahnyaaaa…

Sebeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeel!

Capeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeek!

Panaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaas!

Susah banget sih nyari rok muslimah! 1,5 jam muterin Blok M Mall, Blok M Square, Ramayana, Trend, gak dapet sebijipun!!!!

Perasaan nyarinya yang model biasa2 aja deh! itupun karena diprotes suami gara2nya kalo ngantor seringnya pake rok warna item yang itu2 aja (walopun sebenernya rok item saya ada 4 n model dan bahannya beda2, tapi ya namanya cowok ngeliatnya cuma item).

Faktor-faktor penyebab susahnya menemukan rok dambaan :

  • Harganya di atas 100 ribu coz budget saya perbijinya maksimal 100 ribu (sebenrnya tadi di Ramayana ada harganya 107 ribu, emang sih cuma selisih 7 rebu, tapi gak tega aja punya rok yang harganya segitu)
  • Ukuran pinggang yang kekecilan (minimal L)
  • Modelnya terlalu “biasa” ato malah “luar binasa” (dimana saya memprediksi bahwa suami saya gak bakalan suka kalo saya make rok yang modelnya aneh-aneh)
  • Warnanya yang gak sesuai dengan keinginan dan warna baju yang saya punya (pokoknya bukan warna item)

Setelah capek2 muter2 gak jelas, akhirnya daripada pulang dengan tangan kosong (yang akan berakibat menimbulkan rasa penyesalan yang lebih dalam) akhirnya saya memutuskan untuk beli sandal n sepatu kets murah untuk persiapan senam di kantor hehe…

Hmmm…apa nyari online aja ya?!

Nyobain Moonwalk Baby Walker

Akhirnya yang ditunggu-tunggu dateng juga, sesuai janji semula (tengs to Rina yang ngebawain dari Bagian Umum).Yupz! Moonwalk Baby Walker yang aku pesan online dari Chila Baby Shop dah dateng, lumayan murah lho dibanding toko online yang laen (gak promosi nih). Trus begitu nyampe rumah seperti biasa disambut senyuman Mahes ganteng, setelah bersih2 langsung deh dicobain, hasilnya seperti di bawah ini

Lagu Paporit Mahes

Lagu ciptaan Yusuf Islam ini salah satu lagu paporitnya Mahes. Tiap kali diputarin lagu ini langsung deh tangan, kaki, pokoknya seluruh badan goyang ngikutin irama lagunya. Setelah nanya mbah gugel, dapet deh liriknya, ni dia :

Bismillah (written by : Yusuf Islam)

I am a Muslim, the things I say
In everything I do everyday
We are Muslims, the things we say
In everything we do everyday

Oooh, Bismillah,
Oooh, Alhamdullillah (x2)

I am a Muslim and this I know
I need to eat so that I will grow
We are Muslims and this we know
We need to eat so that we will grow

When we eat we say Bismillah
When were full, we say Alhamdullillah (x2)

Water, juice and milk, these I think
Are so delicious for me to drink
Water, juice and milk, these we think
Are so delicious for us to drink

When we drink we say, Bismillah
When were done we say Alhamdullillah (x2)

Going out with my mum and dad
Coming home, oh what fun we had
Going out with our mum and dad
Coming home, oh what fun we had

Driving in the car, Bismillah
Coming safely home, Alhamdullillah (x2)

I go to sleep saying Allahs name
And in the morning I do the same
We go to sleep saying Allahs name
And in the morning we do the same

When we sleep we say Bismillah
When we rise we say Alhamdullillah (x2)

Oseng Sayur Hejo

Kemaren pas belanja sayur ngeliat ada baby cabbage (bener gak sih namanya ini?) nan imut dan menggiurkan, walopun blom tau mo dimasak gimana, dibelilah tuh sayur. Semalem jalan2 ke Gramedia trus iseng2 ngeliat buku kumpulan resepnya Barra Pattiradjawane, NAH! dari situlah saya dapet ilham bikin oseng ini (setelah ngeliat di freezer masih ada sisa tetelan daging sapi)

Bahan :

1 bks baby cabbage (bisa diganti sayur laen koq), potong sesuai selera, cuci, tiriskan

1 bks tetelan daging sapi (bisa diganti daging ayam), potong dadu

Bumbu :

1/2 buah bawang bombay ukuran kecil, rajang halus

2 siung bawang putih, cincang

1 sdm saos tiram

1 sdt kecap asin

1 sdt gula pasir

1 sdt merica bubuk (lagi2 males ngulek hehehe..)

50 ml larutan tepung sagu/maizena

minyak goreng untuk menumis

Cara bikin :

  1. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum
  2. Masukkan daging,merica, n garam,  masak hingga berubah warna
  3. Setelah daging lumayan empuk, masukkan sayurnya, aduk-aduuuuk
  4. Tuang saos tiram dan kecap asin, aduk-aduk lagiiii
  5. Jika rasanya dah pas, tambahkan larutan sagu, tunggu hingga mengental
  6. Angkat dan sajikan

This is it! Oseng Sayur Hejo ala Bunda Mahes

Sop Ayam Sehat

Menu ini adalah menu favorit keluarga saya dan salah satu cara saya agar bisa makan sayur yang banyak coz saya gak terlalu suka sayur 😦

Bahan :

2 buah wortel, potong sesuai selera

1 buah brokoli ukuran besar, siangi dan potong sesuai selera

2 buah jagung manis, pipil

1/2 kg daging ayam, potong dadu

2 batang seledri, ambil daunnya iris halus

1 batang bawang daun, iris tipis (saya gak terlalu suka bawang2an)

Bumbu :

1 sdt lada bubuk  (karena saya males ngulek akhirnya pake bumbu halus deh, hahaha..)

2 siung bawang putih, rajang halus

garam secukupnya

Cara memasak :

  1. Rebus 1 liter air hingga mendidih
  2. Masukkan daging ayam yang telah dipotong dadu bersamaan dengan bawang putih dan bawang daun, rebus hingga matang dan keluar kaldunya
  3. Setelah daging ayam matang dan keluar kaldunya (bagi saya indikator kaldu adalah minyak yang dihasilkan si daging ayam) masukkan sayuran yang telah dipotong-potong  plus seledri, garam, dan merica bubuk
  4. Setelah dirasa matang, cicipi, kalo rasanya dah sesuai selera matiin kompor
  5. Sajikan sop selagi hangat (hangat lho ya, bukan panas)

oya, katanya sop ayam juga bagus untuk yang lagi sakit flu/demam lho, wanna try?!

WARNING!

Sodara-sodara, maaf ya! saya kelupaan blom ngasih peringatan bahwa sebenarnya blog ini blom mendapatkan akreditasi A bahkan C sekalipun, jadi dimohon pengertian dari temen-temen semuanya jika dan hanya jika terdapat tulisan yang aneh, sulit dimengerti, dan sejenisnya. Bahkan sampai saat ini saya blom tau gimana caranya masukin link, hiks.. Kepada para sesepuh dimohon bantuannya dalam memberikan bimbingan kepada seorang nyubi seperti saya 😦


Tulisan Seorang Pria yang InsyaAllah Mencintaiku (hahaha..)

siang ini aku tak mengerti

‘beri aku puisi sayang’ itu katamu

puisi apa?

‘puisi seperti dulu’

tapi aku dah gak membuat puisi lagi

‘buatlah, untukku…’

yang ini mau?

Air api datang menghampiri

teriak berkritik tajam

Diammu membelah pulau

Hingga koyak raga ini

Puisiku tak lagi bermakna

Karna serpihanmu mengaburkan pandangan

Bukan sajak yang kaubuat, sayang

Tapi gerak tangan kakimu

membunyikan hatiku yang dulu patah

Bdg, 12 mei 2008

‘makasih sayang, tapi apa artinya?’

Intinya semua yang kau lakukan dan bahkan tidak kau lakukan membuatku makin kuat menghadapi hidup yg penuh cobaan ini…

‘makasih, lain kali kirim lagi ya sayang’

siang ini aku tak mengerti apa yang sebenarnya ada
08:33 – Monday 12 May 2008

tulisan ini dibuat karena saya memaksa suami saya untuk mengirim sebuah sms yang berisi tulisan2 yg saya sukai dan tidak saya pahami 🙂

taken from ichsan.widiyanto@pajak.go.id

pengen spaghetti

gak ada angin gak ada hujan tiba-tiba aja pengen makan spaghetti, jangan2 ngidam (ngareeeep)! akhirnya pulang kantor mampir di toko beli bahan2nya, karena di toko ybs gak ada daging giling jadinya pake kornet sapi biasa

Bahan :
Spaghetti La Fonte (maap nyebut merk)
Kornet daging, kalo ada pake daging giling aja
Saos Tomat siap pakai
Saos Sambal siap pakai
Minyak goreng secukupnya
Tepung maizena larutkan dalam air secukupnya

Bumbu :
Bawang putih sesukanya, cincang
Bawang bombay sesukanya, cincang
Merica
Garam
Gula

Pelengkap :
Seledri cincang
Keju cheddar parut

Cara masak :
1. Rebus spaghetti sesuai petunjuk kemasan, pas kemaren sih menurutku agak mblenyek walopun gak mblenyek2 amat
2. Setelah cukup aldente, tiriskan, sisihkan
3. Siapkan penggorengan, tumis bawang putih n bombay sampai harum
4. Tumis kornet, setelah berubah warna tuang larutan tepung maizena, aduk hingga mengental
5. Masukkan saos tomat dan saos sambal sesuai selera
6. Setelah rasanya sesuai dengan selera, angkat, siramkan ke atas spaghettinya
7. Taburi dengan parutan keju dan seledri (sebenernya lebih enak pake parsley, tapi susah nyarinya)
8. Makan dengan lahap setelah didahului dengan membaca doa sebelum makan
9. Keringetan karena kekenyangan
10. Tidur

Resep di atas telah diujicoba di dapur saya, segala rasa yang timbul menjadi tanggungjawab saya sepenuhnya

Mahes dah setaun

Hari ini tanggal 3 Februari 2010, tanggal yang sama setaun yang lalu pukul 23.15 WIB di RSAB Siti Fatimah Kraksaan Mahes lahir melalui operasi Caesar. Stress sempat melanda pra operasi yang mengakibatkan detak jantung Mahes wannabe meningkat jadi 170/menit, akhirnya oksigen dipasang (ternyata enak lho hirup oksigen yang di tabung itu hahaha..)

Jagoan Bunda

Setelah dipasang infus dan kateter (ternyata diinfus gak sakit2 amat koq, cuma kateternya itu aja yang agak2 gimanaaaa gitu) dibawalah badan yang alhamdulillah masih bernyawa ini ke ruang operasi, nyampe ruang operasi kirain langsung didedel eh ternyata masih pake acara masang2 alat pengukur denyut jantung ma tekanan darah. Setelah itu dateng dokter anestesi nan cantik dan lembut, disuntiknyalah bagian belakang punggung ini (yang katanya internet kalo dokternya gak canggih2 amat malah bisa bikin lumpuh n rasanya pas disuntik tuh ngilu, tapi ternyata alhamdulillah cuma kaya disuntik biasa tuh)

Dan….Dimulailah proses robek-merobek itu! 10 menit setelah operasi dilakukan terdengar tangisan kenceng kaya yang kaget plus gak rela boboknya terganggu, ya itu dia jagoan bunda, Maheswara Haidar Aydin Naufal, nama yang telah disiapkan sejak dia berumur 4 bulan (setelah keliatan “monas”nya) dengan BB/PB 3,15 kg/51cm. Rasanya campur aduk euy! seneng pasti, pengen nangis tapi malu ma dokter2 disitu, jadinya ditahan2 gitu! trus setelah dibersihin dengan tetap meninggalkan sedikit bercak darah dan lendir di rambut tipisnya dimulailah proses Inisiasi Menyusu Dini. Tapi dasar bayi ngambek jadinya IMDnya gak niat gitu coz nangisnya tetep kenceng, akhirnya setelah kira2 15 menit kusudahi saja proses itu, bayi dibawa, perutku dijahit! ternyata proses jahitnya itu lama banget! maklumlah 7 lapisan gitu lho! yo wajar donk kalo lama, mana yang sempet ngeliat sekitar 2 liter-an darah yang berhasil dipompa dari perutku, tapi aku gak ada ngeri2nya tuh, heran!

Kira2 jam 12 beres semuanya, aku dibawa ke ruang rawat inap, Mahes dah diadzanin ma ayahnya (yang belakangan ngaku kalo pas ngadzanin ayahnya nangis hahahaha..) trus dibawa ke kasurku (untungnya kamarnya vvip jadi bener2 leluasa n nyaman). Meskipun bilang pengen Room-In tapi Mahes tetep dibawa ke ruang bayi coz kondisiku yang blom boleh gerak sama sekali. Jam 1 dini hari lampu kamar dimatii, time to sleep, but unfortunately ni mata kagak mau bobok mpe jam 4 pagi sodara-sodara! mana yang pinggang ke bawah blom bisa digerakin lagi! aneh aja rasanya (saat itu akhirnya aku tau rasanya orang lumpuh tuh seperti apa).

Hmmm…dari situ aku nyimpulin, it’s amazing to be a mom! Jadi kangen ma ibu hiks..