V.I.S.U.A.L

Tulisan ini ga akan membahas kecenderungan seseorang dalam memproses informasi semacem visual atau kinestetik dan sejenisnya, nggak, blog ini ga secanggih itu.

Visual yang akan dibahas di sini adalah yang berkaitan dengan tampilan seseorang. Tidak lantas hal ini mendiskriminasi atau mengkerdilkan golongan tertentu, tidak, sama sekali tidak. Justru sebaliknya, tulisan ini akan sedikit mengupas bahwa tanpa disadari selama ini kita (terutama saya) secara tidak sadar sudah menerapkan “diskriminasi” dalam menilai orang lain dari kesan visual mereka.

mmm… nggak juga sih, ga seserius itu juga, hhh.. jadi belibet!

Jadi gini, kita tuh (kaum hawa terutama) gabisa menggeneralisasi bahwa cowok yang pake kaos v-neck item itu keren, nggak bisa!!!

Itu hanya berlaku untuk orang macem Kim Seon-ho atau orang-orang lain dengan visual yang oke.

Pun begitu halnya dengan “cowok yang pake turtle neck itu sexy”.

Nggakbisa kaaaak… nggabisa disamain kaya gituuuu… Kecuali orang yg dimaksud adalah yang semacem Park Seo Joon, hayuklah saya juga setuju.

“Cowok pake blazer oversize itu keren!”

Jika yang dimaksud adalah si D.O. Kyungsoo atau Chanyeol ayuk saya juga oke

“Cowok pake kaos oblong, celana jeans, ples topi itu bikin halu karena serasa mudah digapai”

Atuhlah, plis nyebutin atribut gitu itu jangan lupa dikasih tanda bintang : *syarat dan ketentuan visual berlaku

“Cowok pakek suit and tie itu keren banget sumpaaaaah!”

Izzzzzz… ya emang sih suit and tie itu memegang peranan penting dalam mengubah tampilan seseorang menjadi lebih bersih, rapi, tegap, terlebih kalo cuttingnya customize atau tailor made gitu, dijamin oke punya! Tapi ya balik lagi ke faktor visual yang berperan sebagai kunci dari keseluruhan tampilan.

“Cowok pake diving suit/swimsuit itu ah mantap”

Hemmm.. diliat kembali proporsi tubuhnya yaaaa… yaaa meskipun balik lagi ke preferensi masing-masing. Kecuali yang dimaksud adalah Kim Seon-ho ya tentu saja saya sangat setuju dan no debat.

“Cowok pake beanie hat itu gemoy”

Uhuk.. Tau beanie hat kan?! Kupluk kalo orang jawa bilang. Macem yang dipake penyedia jasa sewa kuda tunggang di Bromo atau nggak mas-mas penjual edelweiss. Iyap, beanie hat yang “biasa” aja itu bisa-bisanya sold out cuma gara-gara dipake si mas Seon-ho di salah satu episode 2D1N. Lagi-lagi visual berperan penting di sini.

“Iiihhh.. cowok kok pake pink, apaan banget dah ga manly gitu!”
Monmaap, bisa dicek di 2D1N episode 62, itu si mas Seon-ho pake hanbok pink dan tetep gemoy.

Intinya apa??? Ya intinya kita gabisa asal njeplak bahwa laki-laki yang kemeja lengannya digulung 2/3 itu keren banget ya nggak gitu. Balik lagi ke preferensi kita kekmana, balik lagi ke visualnya, kalo udah macem Kim Seon-ho, Park Seo Joon, Baekhyun, atau Ravi gitu saya yakin orang-orang pada setuju kalo itu bakalan keren.

Kenapa yang dijadiin contoh cowok semua? Ya gimanaaa.. saya masih perempuan normal, meskipun seringnya ngaku laki-laki yang terpaksa pake kerudung untuk nyembunyiin jakun.

Udah ah, bhay!

Saranghamnidaaaaaa …

dah tuh, puyeng dah

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s