Resign dari PNS

Haiiiiii…. :mrgreen:

Tulisan (nyampah) terakhir saya adalah Oktober 2016.. wait… whattt??? iyaaaakkkk… 2016.. kalo ditunda sebulan lagi bikin postingan barunya maka akan genap setahun saya absen nulis. Olrait, demikian pembukaan ga penting ini.

Back to topic, long story short, PakSuami ditugaskan untuk pindah kerja di Kantor Wilayah Banda Aceh, 3 hours direct flight yang lumayan mengurangi keseksian bemper belakang beliau 😦 Menggalaulah kami berdua sampai pada obrolan bagaimana jika salah satu dari kami resign dari PNS.

Jika alm. Bapak saya masih hidup, pasti beliau akan jadi orang pertama yang menentang hal ini (meskipun pada akhirnya akan menyerahkan keputusan kepada kami berdua sih, khas Bapak banget ini). Pun begitu halnya dengan PakBuMertua, ketika kami sounding terkait hal ini, para beliau menyarankan kami untuk menimbang-nimbang lebih dulu dampak positif negatifnya, jangan gegara menggalau sesaat hancur impian di masa depan (ah elah bahasa guweh yak !)

Jadiii.. berdasarkan hasil penggalauan tersebut, diperolehlah beberapa hal yang akan terjadi jika (salah satu dari) kami berdua resign dari PNS :

Pertama, jika PakSuami yang resign, dengan keenceran otak beliau dan pengetahuan yang diperolehnya selama kuliah dan bekerja, masih akan banyak hal yang sangat bisa dilakukan oleh beliau, mengajar misalnya.

Kedua, jika saya yang resign…

Otak pas-pasan, lulus kuliah aja untung-untungan, atas nama belas kasihan 😦

Muka biasa aja ga mungkin daftar jadi model panci presto tulang lunak sekalipun (guweh yang jadi pantat pancinya, bukan kokinya, catet!)

aku galak !!!

aku galak !!!

errrrr….

Guweh bisa apaaaaa???

Jualan gorengan???
Lha wong bikin tempe goreng tepung aja ga becus, kadang kriuk, kadang mlempem, kadang berakhir di tempat sampah 😥
Blom lagi kalo mood lagi jelek atouw tetiba lagi pengen males-malesan, bukannya untung malah buntung karena jualannya ga konsisten.

Tapi emang sih, secara jurusan aja saya dan pakSuami berbeza, beliau akuntansi dan saya anggaran. Akuntansi bisa dipake dimana aja, mostly, saya???

Apapun itu, saat ini kondisi kami masih terombang ambing dahsyatnya perasaan cinta.. errr… bukaaaannn.. yang pasti masih dalam masa mempertimbangkan yang mana yang sekiranya baik untuk kami berdua, sembari memohon pertolongan kepada Yang Maha Kuasa (kenapa jadi kaya lirik lagu begini yak?!)

Apapun itu yang akan terjadi ke depannya, insyaAllah sudah dan akan menjadi yang terbaik bagi kami, bikos once you leave it, there is no turning back, jadi jangan disesali, okeeee…

Bye !

xoxo

Uncategorized

One thought on “Resign dari PNS

  1. Hallo kaka finally what decision you’ve been made? hehehe maaf kepo karna selanjutnya akan ada pertanyaan lg ka, bagaimana prosedurnya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s