6

Mari Berqurban!!!

Potong hewan qurban

Sapi kambing kerbau

Bagilah tetangga

Faqir miskin dhuafa

Halal dagingnya

Enak rasanya

Kulitnya diambil boleh juga

Itu tuh lirik lagu baru si kakak yag jadi hits di rumah belakangan ini. Dinyanyikan dengan nada lagu Potong Bebek Angsa plus gerakan ala kadarnya, diselingi dengan jeritan-jeritan kecil si adek, jadilah weekend kemaren penuh warna :mrgreen:


Advertisements
Uncategorized
19

Susu UHT Ultrajaya Kemasan Baru

Beberapa waktu lalu sempat melihat status socmed teman-teman yang menyatakan bahwa susu UHT Ultrajaya kemasannya berubah, dan mereka protes karena di komposisi bahannya juga “ditambahi” susu skim bubuk. Saya sih awalnya tenang-tenang aja karena stok susu kemasan lama masih banyak di rumah. Kontroversi hati mulai melanda ketika tuh susu abis trus para krucil saya beliin kemasan baru dan pada dilepeh semua 😦

“Ga enak, Bunda!” kata si kakak

“Brlbrllll.. pfuihhh” bahasa ala si adek yang baru berumur 1,5 taun

Ngeliat mereka kaya gitu langsung deh sayanya penasaran, masa sih segitu ga enaknya sampe pada kompakan bilang ga enak gitu??? Dan ternyata emang sedikit berbeda rasanya jika dibandingkan dengan susu kemasan lama. Bukan ga enak tapi lebih terasa susu bubuknya gitu.

Kecewa??? Pastinyaaaa… Karena alasan saya memilih susu UHT full cream Ultrajaya setelah mengamati bahwa dia satu-satunya susu UHT yang komposisinya hanya SUSU SEGAR tanpa perisa pewarna bla bla bla.. Tak habis akal, komplainlah saya ke CS Ultrajaya melalui situs ini dan langsung mendapat jawaban seperti berikut :

1. Pada prinsipnya Pt. Ultrajaya hanya menggunakan susu segar yang berkualitas tinggi

2. Susu segar ini diperoleh dari peternakan Pt.Ultrajaya serta beberapa peternakan local lainya yang telah lulus uji kualitas dan memenuhi standar mutu Pt.Ultrajaya.

3. Mengingat komposisi susu segar dalam hal kandungan protein susu dari beberapa koperasi bisa bervariasi, maka untuk mendapatkan kandugan protein yang seragam dilakukan standarisasi dengan menggunakan susu bubuk skim

4. Susu Ultra ini menggunakan susu segar sebagai komponen utama terbesar dan standarisasi dilakukan hanya untuk mendapatkan kandungan protein susu yang seragam, dengan demikian konsumen tetap mendapatkan segala manfaat dan kebaikan alami dari susu segar murni tersebut.

Nih tak kasih skrinsyutnya supaya lebih shahih pemberitaannya πŸ˜€

email balasan CS Ultrajaya :)

email balasan CS Ultrajaya πŸ™‚

Jadiiiiiiiiiiii.. saya sudah ga galau lagi sekarang plus udah bisa meyakinkan anak-anak bahwa susu yg dikonsumsi saat ini tuh sama enaknya dengan susu kemasan lama, begituuuu…

Selamat minum susu! πŸ™‚

Uncategorized
12

Sekolah (Islam) Mahal ?

Saya berpikiran yang sama dengan judul di atas ketika sedang mencari-cari calon sekolah untuk si kakak waktu itu, Taman Kanak-Kanak lebih tepatnya. Berbekal kata kunci spesifik di Google dan sedikit advise dari para senior akhirnya saya pilih sebuah TK yang mana selain lokasinya dekat dengan rumah juga kebanyakan para alumni STAN menyekolahkan putra-putrinya di sana. Hihihi.. ga banget yak alasannya! πŸ˜€

Shock pas ngeliat dan mendengar biaya pendaftarannya yang bisa untuk bayar cicilan rumah 2,5 bulan πŸ™„ Tapi ya sudahlah, toh buat anak ini, meskipun sempat diwarnai drama sebagai 3 pendaftar terakhir, alhamdulillah kakak bisa merasakan “nikmatnya” bersekolah di sana.

Sebelum sekolah dimulai, para orang tua dikumpulkan terlebih dahulu untuk mendapatkan pengarahan tentang kebiasaan-kebiasaan yang berlaku di sekolah tersebut. Oiya, sebelumnya para ortu diminta untuk mengisi sebuah formulir yang berisi tentang kebiasaan-kebiasaan kami para orang tua dengan calon murid yaitu anak kami, termasuk riwayat alergi maupun penyakit yang sedang/pernah diderita. Saat itu saya sempat berpikir, lha kok mau masuk TK aja rempongnya minta ampun 😑 Tapi ya karena termasuk persyaratan administrasi mau tidak mau kami harus mengisi formulir berlembar-lembar tersebut, pegel boooo nulisnyaaaa! 😐

pas foto pertama kakak Mahes :D

pas foto pertama kakak Mahes πŸ˜€

Oiya, di sekolah kakak yang baru ini benar-benar bebassss dari tuntutan belajar membaca dan menghitung, jauh berbeda dengan sekolah kakak waktu masih Play Group yang pake acara ngasih PR berhitung segala 😑 Di sekolah barunya, si kakak diperkenalkan dengan banyak sentra kegiatan. Ada sentra balok, bermain peran, sains, dan masih banyaaaaak lagi sentra-sentar lain yang berbeda setiap harinya, sehingga si anak tidak bosan. Selain itu di sekolahnya ini, kakak DILARANG membawa mainan dan uang saku. Kalopun bawa uang, digunakan untuk ditabung atau diinfakkan. trus kalo mo jajan gimana donk? Nah, untuk itu si anak diminta membawa snack/kudapan dan makan siang. Karena saya termasuk ibu pemalas, akhirnya si kakak cuma saya bawain snack, sedangkan untuk makan siang si kakak say aikutin katering dari sekolahnya. Ikutan katering ini pun sebenernya ada maksud tersembunyi dari saya πŸ‘Ώ Supaya si kakak mau kembali menyukai sayur yang telah lamaaaaaaaaaaaaaa sekali ditinggalkannya, lagipula harganya juga relatif murah kok, Rp. 6000 udah dapet nasi+lauk+sayur+buah, enak tho?!

Daaaaaaaannnn… alhamdulillah setelah hampir 2 bulan sekolah berjalan, banyak perubahan positif yang saya lihat dari si kakak. Apalagi ditunjang oleh catatan Ibu Guru melalui Buku Penghubung yang menceritakan bagaiman keseharian kakak selama di sekolah, tak ada sedikitpun yang ditutup-tutupi apalagi ditambah/dikurangi. Melalui Buku Penghubung itu juga Ibu Guru memberikan saran/kritikan apabila terdapat hal-hal yang masih perlu ditingkatkan pada diri kakak, dan cara menyampaikannya pun tidak membuat orang tua menjadi kecewa/sedih, melainkan justru terpompa semangatnya untuk dapat mengoreksi dan mendukung si anak menjadi lebih baik. Pernah sekali waktu Ibu Guru “menugaskan” kakak untuk menghafal hadits tentang adab makan dan doa berpakaian, hasilnya??? Emaknya yang kelabakan ngafalin tuh hadits dan doa trus baru deh diajarin ke si kakak 😳 Jadi si emak jugak ikutan sekolah deh hihihihi…..

Kesimpulannya??? Sekolah Islam tidaklah mahal! Biaya yang dibebankan tersebut setara dengan pelayanan yang diberikan kepada masing-masing murid yang benar-benar intensif.

*nama sekolahnya Baitul Maal 😳

Uncategorized
2

Pulo Mbangkeng

Bukaaaaaaaannn…

Itu bukan nama pulau! Itu tuh nama jalan di deket kantor saya, yaaaaaaa ga deket-deket amat sih, sekitar 2-3kilo lah dari kantor saya.

Apa yang istimewa dari Pulo Mbangkeng ini?

Pertama, namanya. Saya curiga jangan-jangan yang bikin nama ini orang Jawa, kenapa? Karena pake acara dikasih huruf M segala. Biasanya kan orang Jawa tuh suka nambah-nambahin huruf “m” di setiap daerah yang diawali dengan huruf “b”, contoh mBali, mBandung, mBogor, dsj πŸ˜€ *ga ada maksud SARA lho yaaa*

Kedua, ada sebuah warung makan, spesialis goreng : pecel ayam, pecel lele, ikan goreng, cumi, udang, terong, pete, dan maaaasiiiiih banyak lagi! Dan rasanya maknyossss! Sambelnya tuh enyaaaak banget gitu, ga pedes tapi enak. Menu favorit saya kalo lagi makan di sana adalah nasi putih yang masih hangat, terong goreng, cumi goreng, dan pete πŸ‘Ώ Tapiiii.. kalo pengen makan di sana, jangan mepet-mepet pas makan siang yak. Kalo pengen dapet tempat duduk datengnya sebelum jam 11, lebih dari itu kita harus sabar menunggu para pembeli yang dah duduk berjejalan, kalo ga pengen nunggu sih mending dibungkus aja belinya, tapi risikonya adalah kalo dah dingin kurang nikmat rasanya πŸ˜€ Oiya, selain risiko ga kebagian tempat duduk, kalo kita ke sana di atas jam 1 bisa-bisa dah kehabisan, tak bersisa sedikitpun!!!

Ketiga, kalo ini sih pikiran usil saya, dengan pengunjung seheboh itu, kira-kira dia omzetnya per hari berapa ya? Trus pertanyaan kedua adalah, dia bayar pajak gak ya? πŸ™„

Pokoknya mah, ga bakal nyesel deh makan disini, ciyusss!

Uncategorized