Le Fusion Cafe

Setelah sebelumnya saya berhasil “memenangkan” voucher makan gratis dari mbak Nia mama Ina, setelah sempat tertunda karena sang warung diundur jadwal bukanya, setelah sempat harap-harap cemas ga jadi memanfaatkan voucher ini karena ayahMaRish terancam ikut jalan-jalan ke Green Canyon, akhirnya terlaksanalah hasrat makan gratis kami di Le Fusion Cafe😎

Tepatnya pada tanggal 19 April 2012 (iya tau, dah lama banget kejadiannya >_<) saya dan ayahMaRish bersepakat untuk mampir di Le Fusion Cafe sepulang dari kantor. Sesuai dengan ancer-ancer dari mama Ina bahwa tempat makannya ini bersebelahan dengan P*zza Hut di Jl. Kesehatan Raya, kami dapat langsung menemukan tempatnya, keren kaaaaan???😎

Kesan pertama : Warungnya UNIK! Dekorasinya mmm.. gimana ya ngomongnya?! Ya gitu deh.. bagus! Lampu rumbai-rumbai (apalah itu namanya) plus kembang sakura (yang meskipun kembang plastik) semakin membuat tampilan warung kian mempesona, cucok buat yang mo kencan😳

Begitu dateng, pilih meja, trus nyodorin voucher. Mas-mas pelayannya sepertinya masih agak kaku gitu😀 Pas saya tanya apakah minuman dah include di dalam vouchernya, si mas bilang nggak, jadinya ya wes saya pesen minum secara terpisah. “Pesanannya jadinya besok pagi ya, Bun?” tanya ayahMaRish setelah kami menunggu sekian belas menit lamanya. “Mungkin karena masih baru kali yah, makanya masih sambil latihan gitu” sahut saya sekedar menenangkan hati sang pujaan hati😳

Akhirnya pesanan pun tiba. Dua piring nasi, dua gelas es teh manis, dan dua menu lele olahan tersaji dengan cantiknya. Melihat menu yang “simple” tersebut, saya bertanya-tanya kepada ayahMaRish “Dua voucher itu dapetnya cuma segini ya Yah?” AyahMarish hanya mengedikkan bahunya.

Karena faktor lapar plus takut kemaleman juga kasian anak-anak kelamaan nungguin ortunya dateng, hanya dalam waktu kurang dari 10 menit licinlah sudah piring-piring kami (dasar rakusss!!!) menyisakan kucuran keringat di kening kami >>> kipas anginnya ga dinyalain cyiiin.. untung aja outdoor jadi lumayan dapet angin malam gituhhh. Ternyata ketika saya mo bayar minuman, sang pemilik (kayanya sih, soalnya dari kami dateng sampe pulang si mas-mas ini mantengin laptop terus) menyatakan bahwa voucher saya tersebut dah termasuk minuman, sehingga kami tidak perlu membayarnya, aseeeeeeeeekkk… Ada miskomunikasi antara atasan dan bawahan nih keknya😐

This slideshow requires JavaScript.

Beberapa kesan saya terhadap Le Fusion Cafe :

  1. Lokasinya strategis sehingga mudah ditemukan. Apalagi letaknya yang bersandingan dengan P*zza Hut memberikan nilai tambah, lumayan bisa membuat Le Fusion Cafe cepat terkenal.
  2. Bentuk olahan menunya benar-benar menarik. Meskipun rasanya “biasa” saja menurut lidah saya, tapi sajiannya benar-benar membuat air liur menetes!!! Saya bahkan sama sekali tidak menyadari jika ternyata yang dihidangkan adalah olahan ikan lele sampai saya memakannya barulah terasa lelenya.
  3. Harganya terjangkau cyiiiiiiiinnn!!!
  4. Saladnya akan lebih maknyuss kalo kol-nya diganti dengan lettuce😉
  5. Menu minuman kurang variatif😀 Akan lebih menarik kalo juga disediakan jus buah atau shake gitu.
  6. Letaknya yang di pinggir jalan raya (ya iyyalaaah..masak di tengah jalan!) dan terbuka membuat keromantisan yang berusaha dibangun agak terganggu karena bisingnya klakson dari kendaraan yang berlalu lalang.

Itu aja sih kesan-kesan saya. Bagi yang tertarik untuk makan di sini, silakan datang aja ke Jl. Kesehatan Raya persis di samping P*zza Hut😎

Last but not least, makasih buat Mama Ina atas kemurahan hatinya berbagi voucher makan gratis ini😉

Uncategorized

12 thoughts on “Le Fusion Cafe

  1. wahhh kalo lihat fotonya sepertinya makanannya menggoda iman nech….soale aku malah belum kesana…sampe masa berlaku vouchernya habis hiks…..

    Terimakasih yach mom atas laporan pandangan matanya…nanti postingan ini saya kasih ke big bosnya…kali aja nanti kita dapat voucher gratis yg di Jogja (Pura wisata) hehehehhe…….

  2. liat harganya sih mayan banget ya
    soal rasa, tiap orang pasti beda
    jadi kudu njajal dulu biar bisa komen objektif😀

    tapi saya mesti ke sana BUKAN dalam keadaan lapar,
    karena klo dilayaninya lama, sayanya gak pake marah atao paling parah mbatalin pesanan hehehe

    kira2 bisa dapet vocer gratisan gak yah? *colek mama Ina*

  3. Pertanyaan saya cuma satu …
    Makanannya Empuk-empuk nggak ??? …

    Nek atos-atos … yo gak sido icip-icip aku …

    lho emang kenapa Om ?
    aarrggghhh pake ditanya lagi …
    😦

    salam saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s