Terlambat…….

Jam dinding lobby gedung B menunjukkan pukul 17.01 WIB ketika saya baru sampai di tengah hiruk pikuk antrian mesin absensi. Berhubung hari itu sang suami tampan sedang dinas keluar kota, maka mau tidak mau saya harus nebeng bis jemputan kantor (dan karena alasan itu juga yang membuat saya mendadak rajin ngantri on time di depan mesin absen, kalow ada sang suami sih biasanya ngabsen 10-15 menit setelah jam pulang)

Sesaat setelah menghenyakkan pan*at di kursi semi empuk bis jemputan, penumpang yang lain pun berdatangan. Selang 5 menit kemudian Pak Sopir memutuskan untuk meninggalkan Jakarta menuju Tangerang tercintahhhh😎 Jalan Kertanegara terlalui… Kantor Kementerian Pekerjaan Umum pun dilewati. Beberapa meter menuju Al Azhar Kebayoran Baru, telpon Pak Sopir berdering dan dari pembicaraan tersebut disampaikan bahwa ada salah seorang rekan kami yang “tertinggal” masih di kantor. Dengan sedikit bersungut, Pak Sopir pun mengiyakan permohonan rekan tadi untuk menunggu kedatangannya mengingat jarak antara kantor kami dengan posisi bus saat itu hanya beberapa ratus meter.

Menunggu memang pekerjaan yang paling membosankan, apalagi menunggu sesuatu yang bukan untuk kepentingan kita sendiri. Begitu pula Pak Sopir (dan juga saya tentunya), berulang kali beliau mengubah posisi duduknya, membaca koran yang tergeletak di dashboard bus, memainkan hape, hingga menggerutu tak jelas. Pukul 17.15 WIB ketika sang rekan tadi melangkah masuk ke dalam bus dengan tergopoh-gopoh sambil berkata “Sekarang ga ada sirine pulang sih, jadinya ga tau kapan harus siap-siap absen” Saya cuma bisa mbatin, halah paaaaak..paaaaak.. udah terlambat masiiiiiih aja nyari-nyari alesan buat pembenaran!!! Saya sih gak mempermasalahkan terlambat atow nggaknya, lha wong saya sendiri juga pernah terlambat, yang saya permasalahkan adalah “usaha” beliow yang mencari pembenaran atas keterlambatannya itu👿 Sedikit info tentang sirine ini, dulu di kantor kami terdapat sebuah sirine yang dibunyikan pada saat jam masuk dan jam pulang kerja, namun entah kenapa saat ini sirine tersebut tidak dipergunakan lagi.

Dan kami pun melanjutkan perjalanan…

gambar diambil dari sumbernya

39 thoughts on “Terlambat…….

  1. bun…kangen jugaa…bun..kalo di kantor ku ada nyanyian mars bpk yang dinyanyikan dengan merdunya oleh paduan suara jaman jebot…jadi tiap ada nyanyian itu ya ..saatnya pulang…ngabsen dan menuju bus kantor…

    • tuh kannn.. saya ga salah donk Om kalow sampe segitu dongkolnya!!! >,<
      dulu malah pernah sampe jalan Hang Jebat situ Om tapi masih ngeyel minta ditungguin! orang yang sama pulak!!!

  2. Saya juga terlambat datang dan berkomen, mudahan ga di gerutuin🙂
    Apaka Kabar Bunda, Mahes dan calon adek, sehat semua, masih gagah ngantri absennya ^^.
    Pembenaran itu sebuah kebiasaan sepertinya.

  3. Kalau soal jam pulang, saya lebih mengandalkan naluri Bunda. Jarang sekali terlambat pulang, karena jam pulang sudah saya tunggu sejak masuk kerja. Hehehe…lebay dot com.

    • @ mbak Salma
      nggak nggerutu kok mbak, malah makasih dah mo mampir kesini😉

      @ abisabila
      hahaha.. sama donk sama saya Bi!😀

      @ alam
      ati-ati kalow ngeles, ntar malah kebakar lho!
      *eh itu ngelas ya?!😎

    • @uncle
      mosok ngangkat pegawe cuma nggo nabuh kentongan?!❓

      @ mbak ida
      hahaha..kambing putih juga banyak tuh mbak!😆

      @ Hani
      jangan lupa ilernya dilap ya Han!😛

      @ om Necky
      setujuuuuuuuu.. banget Om!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s