Vaniaaaaaaaaaaaaaaaaaa…..

Vaniaaaaaaaaaaaaaa….. (teriak dari jauh!)

Assalamu’alaykum sayang!

Kenalan dulu ya! Ini tante Ika, temen mamah Vania (jabat tangan…)

Oiya, kali ini tante mo cerita  tentang pengalaman tante ketika pertama kali menginjakkan kaki di bumi Jakarta.

Jadi, waktu ada kabar kalo tante harus kuliah di Jakarta, tante dah ngebayangin Jakarta seperti yang banyak dibicarakan dan bisa dilihat di televisi, bahwa kalo di Jakarta kita harus hati-hati karena banyak copet, jambret, dan rekan-rekan seprofesinya. Nah, gara-gara mendengar berita kurang baik seperti itu, Bapak tante (yang waktu itu nganterin tante ke Jakarta) sampai-sampai harus nyimpen uang di dalam kaos kaki saking khawatirnya uang itu dicopet❗ Maklumlah, kami memang orang kampung yang saat itu blom sempat kenalan dengan sebuah kartu bernama ATM itu. Vania pasti tau ATM itu apa! Itu lhooo yang ada di dompet mama yang sering dibongkar-bongkar sama Vania😉

Oiya, singkat cerita tibalah kami di Terminal Rawamangun. Karena saat itu masih buta arah dan blom tau harus naik apa ke kampus tujuan, dengan penuh harap-harap cemas, bertanyalah Bapak ke salah satu kondektur bus tentang jenis kendaraan apa yang harus kami tumpangi demi menuju ke kampus tersebut. Dan sungguh di luar dugaan bahwa dari sekian orang yang ditanya, seluruhnya menjawab dengan sopan dan gamblang, Alhamdulillah… Dan sore itu berakhir dengan manis ketika tante dan Bapak berhasil menjejakkan kaki untuk pertama kalinya di kampus tersebut.

Dan dimulailah perkuliahan itu Sayang… Dan Vania tau nggak kalo ternyata di sepanjang jalan menuju kampus, orangnya ramah-ramah lho! Berbeda jauh dengan kondisi yang digambarkan selama ini bahwa  orang Jakarta itu individualis, sombong, dll.

Jadi Vania, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, Sayang! Selama kita bisa membawa diri, menjunjung tata krama, InsyaAllah semuanya akan baik-baik saja. Tante yakin Vania akan menjadi salah satu wanita sholihah yang mampu menjaga marwahnya..😳

Maaf ya kalo ceritanya kurang seru!:mrgreen:

Selamat ulang tahun Vania sayang… Cium sayang dari tante! Mmuuuuaaaaaaaaaaachhhh… (ada noda lipstick tuh di pipi Vania😳 )

This slideshow requires JavaScript.

Artikel ini saya ikut sertakan dalam Vania’s May Giveaway

gambar diambil dari koleksi Mbak Thia
Uncategorized

37 thoughts on “Vaniaaaaaaaaaaaaaaaaaa…..

  1. Saya pertama kali ke jakarta tahun 2006, sampai di gambir langsung naik kereta ke bandung. Trus tahun 2007 ke jakarta lagi. tahun 2008 ke jakarta juga, akhir tahun lalu ke jakarta lagi…:mrgreen:

    *trus Vanianya nanya… “emang om ini siapaa…? vania gak nanya tuh…

  2. ternyata sama, kalo ke suatu kota yang dipikirkan adalah hal2 yg negatif dan menakutkan, tapi tak selamanya itu benar..
    dulu pertama ke jakarta jg gitu..
    nah pas mau ke ambon apalagi, selalu diwanti2 utk hati2 secara kan dulu abis kerusuhan, tapi nyatanya tak seperti yg dibayangkan, di sini jg banyak yang bersahabat, asal kita bisa membawa diri dengan baik..

    lagi ikut kontes bun, sukses yaaa..
    maaf baru berkunjung nih..

    *liat ke atas, waduw komennya mengular panjang😀

  3. hihihi, pengalamanku di jakarta nggak begitu bagus. secara dari awal aku termasuk yang nggak mau pergi ke jakarta. apa daya suami sempet kerja disana. untunglah sekarang udah balik kampung. hihihi:D

  4. wah kalau gitu, sy gak perlu khawtrir dengan backpacker travelku nih bund.. I will go to Jakarta and travel around Java from samarinda, Surabaya, to Jakarta dll..

    Btw, Sy suka quote terakhirnya dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung… Asal bisa adaptasi ya bund..

  5. saya pertama kali melek malahan di Jakarta, tapi males wis urip di situ Bun.. jadi petani tembakau aja di Jember hehe..

    Vaniaaaaaaaa.. (mbo’ ojo banter-banter lah kalau manggil)

  6. Pertama kali ke Jakarta Tahun 1998, karena dapet kerjaan, sama selama perjalanan menuju tempat kerja untuk pertama kalinya deg degan abis ngebayangin orang Jakarta tuh gimanaaa gituuu maklum soalnya dari kampung, tapi setelah sampai ternyata tidak seseram yang dibayangkan orangnya ternyata baik-baik…

  7. Iyaaaaaaaaa *teriak juga*

    Wah, oke deh Bunda… cerita dan nasihatnya bermanfaat sekali untuk Vania… dan makasih yah Bun dah dibuatin slide yang cakep banget deh… hehehe…

    Makasih sekali lagi Bun, atas partisipasinya… Vania save ceritanya ya…🙂

  8. Wah Bunda, waktu saya sampai di kost deket kampus, saya tidak merasa seperti di jakarta yang ramai dan hingar bingar, damai dan suasananya, Subhanllah, adem dan orangnya dengan logatnya betawi aslinya ramah dan baik2.
    BTW, selamat ulang tahun juga ya buat Vania, walaupun tante mungkin terlambat.

  9. Tadi udah nulis komen kok gak muncul ya. Selamat Ulang Tahun ya buat Vania, semoga cepet besar , tambah pintar, dan jadi anak yang sholehah.

  10. So …
    Tidak selamanya ibukota itu kejam ya Bunda …

    Yang penting kita mesti waspada … dan tetap tersenyum
    😀

    Salam saya

  11. ha ha ha…… sampe segitunya bu naruh uang di kaos kaki… saya diceritain orang-orang juga jakarta itu katanya bahaya, hlah ternyata setelah membaca tulisan ini jadi beda deh rasanya

  12. Buun, judule jadi panjang banget loh. hahahhahahaha…
    selamat ulang tahun Vania,
    *telat tahu ada giveaway inni*

    huhuhuhuhu… Jadi ndak iso ikutan.
    btw, terminal rawamangun juga menyimpan beberapa cerita dalam kehidupanku. hihihihi. soalnya SMP ku deket situ…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s