Hand Foot and Mouth Disease : Puasa Makan dan Puasa Bicara

Gara-gara kasus perkosaan kemaren, akhirnya saya bikin rencana untuk mengisi liburan aneh tersebut seperti ini :

  1. Sabtu              : nge-mall di Bintaro Plaza
  2. Minggu            : keliling-keliling “pasar kaget” di Giant – Carrefour Bintaro sektor IX
  3. Senin              : ke Kebun Binatang Ragunan atau Kota Tua, dan pilihan jatuh ke Ragunan
  4. Selasa            : di rumah sajyyyaaa…😦

Rencana untuk hari Sabtu berjalan sempurna, pun Minggu, hingga Senin pagi ketika Mahes menolak untuk menghabiskan sarapannya dan sedikit rewel ketika mandi pagi. Ketika saya tanya hanya mendapat jawaban bahwa giginya sakit dan meminta saya untuk menjulurkan telunjuk ke geraham atasnya, dan ternyata memang bengkak. Yup! Sepertinya mo tumbuh gigi lagi😎

Kunjungan ke Ragunan terpaksa kami percepat karena ternyata Mahes tetep rewel dan sebentar-sebentar minta digendong. Bayangkan saja, kami harus menggendong seorang anak dengan bobot 16 kilogram menyusuri jalanan di Ragunan❗ Akhirnya pulanglah kami 30 menit sebelum adzan Dzhuhur berkumandang…

Senin sore Mahes sama sekali tidak mau membuka mulutnya, karena anggapan saya saat itu dia kesakitan karena mau tumbuh gigi lagi, saya beri dia paracetamol untuk mengurangi rasa sakit yang dideritanya. Sekilas saya lihat ada bintik-bintik merah berair di kedua telapak kakinya dan beberapa bintik merah di kakinya, si ayah bilang mungkin karena digigit serangga sewaktu di Ragunan dan saya sepakat dengan pendapat ayah.

Rencana Selasa kami berantakan karena Mahes sama sekali tidak mau makan. Bubur ayam, puding susu, bubur sumsum, biskuit, wafer, dan banyak jenis makanan lain yang saya tawarkan ditolaknya mentah-mentah, namun saya belum membawanya ke dokter karena dia masih mau minum susu. Nah, karena alasan itu juga maka Rabu pagi saya “nekat” ngantor meskipun Mahes sama sekali blom mau makan apapun.

Selama di kantor, Budhe saya telpon berkali-kali hanya demi memastikan keadaan Mahes yang ternyata kondisinya masih sama dengan Selasa sore. Berbekal pengalaman yang sudah-sudah (bahwa saya tau tentang sakit yang tengah diderita Mahes melalui internet) maka saya sowan ke Mbah Google dengan keyword bintik merah berair di telapak kaki. Dan sebagian besar jawaban mengarah kepada dua penyakit, yaitu penyakit Kaki Tangan Mulut alias Hand Foot and Mouth Disease dan Flu Singapura dimana untuk selanjutnya baru saya tau bahwa Flu Singapura merupakan nama beken dari penyakit KTM/HFMD🙄 Setelah ngobrol dengan ayah tentang kemungkinan bahwa Mahes menderita KTM, dicapailah sebuah kesepakatan untuk memeriksakan Mahes ke dokter  anak malam itu juga.

Seperti sudah diduga, Mahes positif menderita KTM, dan ternyata penyebab ditolaknya berbagai jenis makanan tersebut adalah akibat virus KTM yang juga bersarang di rongga mulut Mahes, pfiuhhh…..pantesan ga mo makan! Pak dokter bilang bahwa Mahes harus mandi pake antiseptik cair, trus asupan makan dan minum dijaga karena kalo sampe kurang cairan maka Mahes harus diopname di rumah sakit dan diinfus! Tidaaaaaaaaaaaaaaakkkk…😥 Dapet tiga jenis obat : Nymiko untuk sariawannya, Isoprinosine dan CEFAT. Untuk dua obat terakhir harus dihabiskan❗

Singkat cerita, Kamis dan Jumat saya gak ngantor demi menghindari kemungkinan di-opname-nya Mahes. Dan Alhamdulillah pada Jumat sore untuk pertama kalinya Mahes mau ngomong dan makan, pfiuhhh… Lega rasanya ngeliat si kecil aktif kembali (bahasanya bahasa iklan banget yak!)

Karena stok obat masih banyak, nanyalah saya ke bu Bidan satu ini tentang dihabiskan tidaknya si obat, dan menurut beliow karena dah 3 hari minum obat maka ga perlu dihabiskan gapapa💡

Inti dari tulisan ini adalah saya mohon maaf karena belum bisa membalas komentar sahabat dan blom bisa jalan-jalan ke rumah maya masing-masing karena dalam tiga hari terakhir saya harus konsentrasi mengurusi si buyung yang sedang sakit dan saat ini sedang dalam masa mengembalikan perut gendutnya ke bentuk semula😉 Kalopun ada artikel yang terbit, tidak lain dan tidak bukan artikel tersebut telah terjadwal sebelumnya dan semata-mata ingin berpartisipiasi dalam program Post A Day-nya WordPress😎

nyaingin pose sedakep-nya Om Trainer😛

Happy blogging!!!

38 thoughts on “Hand Foot and Mouth Disease : Puasa Makan dan Puasa Bicara

  1. guantengeee jaannnn……
    owwh, abis sakit toh de2nya,, smoga lekas pulih kembali dan semoga de2 Mahes selalu diberi nikmat sehat oleh Allah SWT… aamiin…

    salaam buat de2 Mahes ya bun…

  2. Semoga de2 mahes cepat sembuh ya, kalau sembuh nanti de2 mahes mau makan apa? (Caring uncle mode on) hehehe..

    hmmm… btw bun penyakit KTM itu berbahaya gak bund menurut dokter?

    • @ mabruri
      salamnya dah disampein😀

      @ ahmad
      makasih yaaaa! dah sembuh kok Om!😉
      KTm seperti flu yang lain Mad, ga berbahaya tapi menular..

      @ Asop
      iya duwonk! siapa dulu pengarah gayanya!

      *nunjuk diri sendiri

  3. aduh duh …. jadi pengen cepet2 punya anak gadis ngeliat mahe ganteng kyk gitu xixixi ….
    itu foto abis sakit apa sebelumnya bun?

    baru tau gejala flu singapura seperti itu
    hiks semoga si abang dan egi ga kena deh …
    kuatir juga klo smp buah hatinya ga mau makan ga mau ngomong huhuu

    btw, gaya sedakepnya udah sah tuh ngalahin om trainer hahaha

    • @ mbak Nike
      itu foto tadi pagi Mbak!😉
      hayuuuuk..ditunggu anak gadisnya!😉

      *mo besanan nih ceritanya?!😛

      @ Arif
      hahaha.. makasih Om!

      @partnerinvain
      yesss! dah 2 orang yang bilang gaya sedakepnya ngalahin om Trainer!

    • @ iwan
      Mahes memang narsis kok!😀

      @ bunda Monda
      alhamdulillah dah sehat kok Bun!

      @ mamah Aline
      sudah Mbak, alhamdulillah… lesung pipinya dikasih emaknya!😉

  4. waduh wis sembuh sampean le?
    apa perlu Uncle jenguk? tapi bilang Bunda yo, ongkose ditanggung hehehe (bisik-bisik wae Mahes, isin didengar blogger lain hehe?

  5. bunda mahes…alhamdulillah sudah berangsur membaik. Kalau anak sakit memang jadinya kepikiran banget yah. Btw , kena KTM dimana bunda??

    • @ alamaendah
      alhamdulillah dah sembuh kok! makasih doanya!😉

      @ bang Necky
      ndak tau persisnya dimana Bang! sepertinya pas lagi nge-mall ato pas jalan-jalan di bunderan situ

      @ uda Riki
      alhamdulillah…

  6. Kalau anak sakit memang harus mendapat penanganan segera nduk. Maklum mereka biasanya rewel karena tidak tahu bagaimana harus bersikap. Jadi ortulah yang harus ambil langkah yang akurat, tajam dan terpercaya.
    Semoga segera sehat kembali;.

    Salam hangat dari Surabaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s