Terkapar

Lalat yang beruntung

Terhitung sejak Senin, 11 April 2011, ruangan tempat kami bekerja “diserbu” oleh serangga bersayap ini!!! Bukan hanya seekor, tapi berekor-ekor ( ask : emang lalat punya ekor ya❓ ) Mending kalo bentuknya kecil, lah ini gede dan bikin risih!!! Jadilah sejak kemarin suasana ruangan saya semakin disemarakkan dengan suara tepuk menepuk lalat, bahkan rekan sebelah meja saya menangkap salah satu dari kawanan lalat tersebut dan kemudian meletakkannya di sebuah wadah dan hebatnya si lalat masih bertahan hingga saya membuat tulisan ini.

Sebenernya pengen mbahas t*i lalat juga tapi ndak tau gimana cara menghubungkan antara serbuan si lalat dengan t*i lalat yang diproduksinya. Eh, emang t*i lalat itu beneran t*i-nya lalat ya???❓

Moncrottttttttttttt......

Ket :
Dua foto di atas diambil dari lalat yang berbeda😉

Uncategorized

37 thoughts on “Terkapar

  1. Wakakakaaa…..
    ini pasti penghuni ruangan itu suka menyimpan sisa makanan dalam laci, sehingga lala-lalat pada masuk…

    nggak mungkin lalat masuk tanpa ada sebabnya…

    :heran

  2. @ mama kinan
    hahahaha.. seandainya ada!😀

    @ gie
    maaf yaaaaaaaaa!:mrgreen:

    @ Bli Budi
    hehhh??❓

    @ hury
    itu bukan kerjaan sayaaaaaaaaaaaaa…. saya hanya jadi pemotret sajahhh!😳

  3. Bunda biasanya kalau di rumah banyak laler itu karena ada ikan asin atau sesuatu yg lembab
    Lalat kan doyan sama yg lembab bun

    Bungkus air dalam plastik trz gantung
    Di pintu biasanya ampuh bun

    • @ mab
      na’udzubillah, hiyyyyyy… jangan sampe deh!😦

      @ mb usagi
      lah ini di kantor jeng, mosok mo masang bandul air di pintu, bisa dimarahin bu boss saya!😀

      @ mas yori
      hahaha.. maap ya kalo agak DePe

  4. Kirain diserbu serangan ulat bulu, ternyata lalat.
    **tapi bukan lalat yang dicari di gugel kan**:mrgreen:

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    • @ om sugeng
      ihhhh… koq bisa ya Om keywordnya lalat munculnya gambar begituan😕

      @ Ais
      hahaha… maap yaaaaaaaaa!😀

      @ nique
      purnawarman Jeng! saya juga heran kenapa tiba2 banyak lalat!

  5. hihihih, nangkep lalat gampang bunda, ga perlu pake alat, cukup pake tangan😀. PErcaya tidak percaya saya selalu melakukannya untuk membuat ponakan tertawa,

    Tahi lalat yang di wajah apa yang dikertas itu ya bunda??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s