Gajah Mini

Sesuai janji saya di tulisan yang lalu, berikut cerita versi lengkap tentang melati dan alamanda, cekidooooooot….

Setelah melalui akhir bulan yang penuh perjuangan, akhirnya minggu kemaren saya ngganti rumput di taman depan rumah. Gara-garanya si rumput golf * (penghuni sebelumnya) dah kering kerontang coklat-coklat ga jelas gitu! Ga tahan panas kali ya??? Secara rumah saya ngadepnya ke timur, jadi kalo pagi langsung kesorot tuh rumput!

Nah, pas kebetulan saat itu ada tukang jual tanaman lewat depan rumah dan “mengejek” kondisi rumput saya, trus  manas-manasin saya untuk ngganti rumput golf menjadi rumput gajah mini.

Sedikit info tentang rumput gajah mini, sebenernya saya dan suami kurang suka dengan jenis rumput yang satu ini karena bentuknya yang kasar dan kayanya kalo ndak rajin dipangkas bakal menjulur-julur liar gitu, sehingga diambillah keputusan (duluuu..waktu bikin “desain” taman) untuk menanami taman kami dengan rumput golf dengan harapan suatu hari nanti kami bisa gegulingan di atas hamparan rumput golf yang tebal dan empuk ini:mrgreen: Namun ternyata harapan hanya tinggal harapan karena rumput golf tersebut ternyata mengalami perkembangan yang sangat buruk. Tumbuhnya ndak rata, ndak menyebar ke seluruh permukaan taman, sehingga yang ada malah permukaan taman jadi blonteng-blonteng gitu😕

rumput gajah mini

Dari rumput gajah mini ini juga saya akhirnya bisa mendapatkan secara GRATISSSS dua koleksi bunga baru : melati dan alamanda. Kok bisa gratis??? Iyaaa.. bunga-bunga ini saya minta paksa sebagai bonus atas pembelian rumput gajah mini:mrgreen:

Tau kan alamanda bunga yang mana? Alamanda adalah bunga yang dulunya dipengenin si ayah berwarna kuning, batangnya lentur sehingga bisa diliuk-liukkan sesuai bentuk yang kita inginkan. Biasanya sih dijadikan kanopi gitu, kalo dah berbunga bagus banget! Kuningnya kuning cerah, merekah! Bahkan bunga yang masih berbentuk kuncup pun ndak kalah indah lho! Mahkotanya berulir, saling menempel satu dengan lainnya, menunggu saat yang tepat untuk mengembang dan tersenyum kepada dunia (halah, lebay!). Intinya, alamanda itu baguuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuussss… Mungkin Mbak Elsa juga suka ama bunga yang satu ini😀

 

alamanda

Back to topic, jadilah seharian kemaren taman depan rumah saya dipermak sedemikian rupa. Oiya, kemaren saya juga ngganti pot 2 buah adenium saya yang dah sesak nafas di pot kecilnya, trus si alamanda ditanam di pot bekas adenium dan melatinya ditanam berjejer di deket kran air. Sempat ada insiden kecil yang terjadi kemaren ketika ayah berusaha memindahkan pot alamanda ini. Entah apa yang terjadi sehingga pot yang semulanya hendak diangkat malah tergelincir jatuh dan..PECAH!!! Untungnya masih ada pot lain yang bisa dijadiin tempat untuk alamanda ini, pfiuhhhh… Alamanda aman!😉

Kesimpulannya : Kalo di rumah orangtua saya, yang namanya rumput itu disiangi, bukan malah dipelihara!!!

*rumput golf : rumput yang biasanya ditanam di lapangan golf:mrgreen:

gambar diambil dari gajah mini dan alamanda

21 thoughts on “Gajah Mini

  1. besok-besok yang jualan ga mau lewat lagi kayaknya,, pemaksaan dengan seulas senyum terbaik mana kuat dia nolaknya, mending menghindar dah katanya 🙂

  2. rumput golf kok malah baru denger ya bund …
    mihil juga yak rumput …
    “Semeter brp mas ?” .. “10-15rb ..”
    “trus kalo se-halaman itu kira2 totalnya berapa ?”
    ” x.xxx.xxx mbak ”
    😦
    pantesan maksa minta bonus hehehe …

  3. Pingback: Tugas dari Cerita Dewasa | Fitr4y's Blog

  4. weleh, kok enak bener, beli rumput bonus bunga, nih emang yang beli tukang palak nih,,😛
    *ngibrrrrriittttttt*

    tapi, alamanda keren ya mbak,, pengen ah..

  5. gajah mini ini minim perawatan, nggak perlu dipotong, kalau rumput golf itu (aku nyebutnya rumput Manila) kalau sudah panjang harus dopangkas, kalau nggak bawahnya mati, he.he… pengalaman gagal nanam rumput Manila..

  6. Saya baru tau yang namanya gajah mini, Mbak😀
    Tapi kalo alamanda, saya suka banget melihatnya. Sejak kecil saya suka bermain2 dengan bunga ini, walaupun tangan jadi pahit🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s