Awas! Ika Galak!

GALAK!!!


Mungkin itu kesan yang pertama kali terlihat dari wajah saya. Setidaknya begitulah pengakuan teman-teman saya mulai dari temen SMU, temen kuliah, hingga temen kerja. Rata-rata mereka bilang bahwa ketika melihat saya untuk pertama kali, wajah saya terlihat ketus, sombong, angkuh, dan sejenisnya. Sayangnya kesan tersebut hanya bertahan maksimal 5 hari kerja, setelah itu ketauan deh kalo saya ternyata hanyalah seorang wanita yang kelebihan hormon testosteron hahahaha…

Saya sendiri nggak tau pasti penyebab orang-orang memberikan penilaian bahwa saya ini wanita galak dan ketus. Mungkin karena alis saya yang terlalu lebat? Ato karena tatapan mata saya yang terlalu menusuk? Entahlah.. Ketika saya menanyakan hal tersebut ke si ayah, beliau hanya menjawab dengan kalimat  “Iya kali!”  :hammer.

Dari beberapa pengakuan yang diutarakan kepada saya, ada 3 orang yang pengakuannya cukup mengena, siapakah mereka?

1. Adek kos waktu SMU
Dia bilang kurang lebih begini “Mbak, waktu aku diajak bapak ke rumahmu (ayah kami sama-sama berprofesi sebagai guru) aku takut waktu dikenalin sama Mbak, habisnya wajah Mbak tuh begitu!”
Dan si adek kos ini paling takut dan takluk kalo saya liatin😆

2. Temen kuliah
“Ika, dulu pas hari pertama kuliah, aku kira kamu itu orangnya pendiem😳 dan galak lho! Ternyata…”

3.  Temen kerja
“Mbak Ika, pas awal-awal masuk kerja, aku tuh dah didoktrin sama A, B, C, sampai Z bahwa  Mbak Ika tuh orangnya galak, harus hati-hati kalo berurusan dengan Mbak Ika. Eh ternyata setelah kenal Mbak Ika kacau juga, hahaha…”
Sekedar informasi bahwa teman saya ini diterima menjadi PNS ketika saya tengah menjalani cuti bersalin, jadinya dia blom tau saya siapa dan seperti apa.

mungkin seperti ini galaknya???

Lain lagi penilaian dari mantan bos saya, beliau bilang bahwa saya ini nggak galak, tapi selebor❓ Dan si mantan bos juga bilang bahwa saya sering malakin beliau, dari minta juice lah, minta ditraktir makan siang lah, dan sayangnya semua pendapat beliau itu benar! Hahaha…

Kesimpulannya??? Saya galak dan sombong dan pendiam menurut orang yang baru kenal, selebihnya saya cerewet, rame, gak sabaran, dan galak❓ yang kehadirannya selalu dirindukan (langsung dibata ma temen-temen seruangan), yang kalo saya gak masuk maka suasana ruang kerja akan menjadi lebih aman, tenang, dan tentram😳

Intinya adalah saya nggak gigit koq, jadi jangan takut berteman dengan saia ya!
MUJHSE DOSTI KAROGE???

Uncategorized

40 thoughts on “Awas! Ika Galak!

  1. jangan pada percaya kalo bunda mahes gak gigit, dulu saya sering jadi korbannya kok, tapi sekarang dah gak berani tu, hehehe……….

  2. hihihihi….
    kalo gitu, wajar dong mahes bisa berpose seGALAK itu?? hiiiiiiiii… seyeeeemmm…

    tapi, aku beneran gak takut kok mbak bertemen sama mbak ika, *asal dibagi traktiran juice juga dari si bos yak.. * hehehe..

    nice to know U mbak..🙂

  3. jangan tertipu kesing…..hehehehe tak kenal maka tak sayang tapi saya meski beluum kenal dekat sama bunda mahes bisa merasakan kalau bunda gak ketus….hehehehe

  4. klo baca2 cerita2nya sih ga kliatan klo bunda galak,, tp bisa aja bunda tu galak aslinya..🙂
    so,,, (ngitung kancing) galak-nggak, galak-nggak, dst….

  5. Membaca postingan artikel ini saya sangat tertarik dan sekali gus penasaran!! Karena saya melihat foto wanita yang tersenyum manis di jendela facebook diblog ini bukankah mbak Ika sendiri? Atau pinjam fotonya orang??

    Kalau itu foto diri Ika permaisuri mas Gana dan artikel tentang Ika Galakk itu kisah sejati bukan fiksi maka saya berkesimpulan: yakin mbak Ika tentu belum menyadari atau memahami bahwa sebuah SENYUM itu sesuatu yang sederhana-sepele, tetapi memiliki power yang ajaib! Wajah seseram harimaupun bila mau tersenyum, wajahnya akan drastis menjadi lembut dan damai.

    Artinya selama ini mbak Ika tidak menyadari potensi senyummu yang ajaib itu yang tidak lain adalah karunia Tuhan,tidak dimanfaatkan sebesar2nya untuk diri sendiri dan orang lain.

    Senyum difotomu itu tidak perlu selebar itu saja sudah mampu merubah penampilanmu. Tersenyumlah sedikit saja hanya membentuk sudut gelap di kedua ujung dan tidak perlu membentuk celah kedua bibir itu saja akan menampilkan wajah Ika yang lembut, manis dan damai!!!

    Padahal membuat senyum yang memukau itu tanpa beaya, dan mudah kalau sudah tahu caranya. Tentu mbak Ika belum yakin pernyataan saya diatas. Maka pada saatnya simaklah dan renungkan artikel tentang SENYUM yang akan segera dipublish diblog saya. Apakah mbak Ika pernah berpikir kenapa blog saya namanya semesem.com– pancaran damai dihati? Itu menunjukkan bahwa Eyangkung penunggu blog itu termasuk orang yang sangat menyadari betapa besar arti sebuah senyum sebagai salah satu karunia Tuhan untuk manusia siapapun dia, yang sungguh besar manfaatnya untuk diri sendiri dan orang lain. (semesem itu bahasa Jawa yang berarti seulas senyum!)

      • Itu pasti!!!

        Dari phose mbak Ika yang saya duga dengan senyum spontan itu saja sudah menunjukkan potensi besar. Apalagi kalau mbak Ika mulai MESEM NGUJIWAT. Wah, dijamin akan memukau dan akan menundukkan dunia. Haiyaaaaa.

        Kenapa kita ini sangat kikir memberikan senyum? Bukankah senyum kita ini juga sedekah kita untuk saudara2??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s