Merah Meriah Euy!

Saya suka semua warna, tapi kali ini saya lebih mengkhususkan pada warna merah,terlebih lagi untuk beberapa hal berikut :

1. Pakaian Si Anak Sholeh
Sejak dia lahir hingga tahun kedua kehidupannya, saya sebagai emaknya sangat suka memilihkan warna merah untuk pakaian sehari-harinya! Entahlah, warna itu membuatnya terlihat lebih cemerlang, lebih ngganteng, lebih ceria, dan sejenisnya!

Seandainya tidak ada si ayah, mungkin pakaian si anak sholeh akan didominasi oleh warna merah!

2. Kendaraan Bermotor
Saya sangat suka motor merah milik Bapak saya, meskipun beliau memilih warna itu atas rekomendasi dari saya hehehe.. Sedangkan si Pajero Sport merah tetap menjadi mobil impian saya, entah kapan hal itu akan terwujud, mungkin 20 tahun lagi ketika harganya sudah turun menjadi sepersekian harga sekarang:mrgreen:

3. Lampu Merah
Ini bukan nama salah satu tabloid ibu kota dimana kita bisa tau isi berita hanya dari headline-nya lho ya! Lampu merah yang saya maksud disini adalah lampu lalu lintas yang berjasa dalam mengatur kelancaran arus lalu lintas di sekitarnya. Yaaa..meskipun kadang tugas si lampu merah ini dikalahkan oleh bapak berseragam coklat yang menghijaukan lampu merah dan memerahkan lampu hijau, entah karena ada rombongan pejabat yang mo lewat, atau karena ada yang minta tolong dibukakan jalan karena kondisi jalanan yang ruarrrr biasa macetnya (seperti yang saya alami kemaren sore).

Oke, kembali ke alasan saya menyukai si lampu merah ini.

Lho koq malah suka lampu merah?! Kalo lampu merah bukannya malah berhenti ya?!

Bukaaan.. bukan begitu maksud saya!

Saya suka kalo lampu merah yang menyala adalah lampu merah di sisi jalan yang lain, bukan di jalan yang akan saya lalui, sehingga jika yang lain merah berarti kan saya ijo, jadinya saya bisa jalan duluan , begituuu…

Yang saya heran adalah, si lampu lalu lintas ini kan ada 3 warna, merah kuning hijau, kenapa yang disebut-sebut cuma si lampu merah?!

4. Tanggal Merah
Sepertinya semua orang suka tanggal ini, karena kalo tanggal merah kan semua aktivitas diliburkan, baik itu aktivitas sekolah maupun aktivitas pekerjaan. Tapiiii… ga enaknya adalah kalo tanggal merahnya posisinya kejepit (baca : Harpitnas, Hari Kejepit Nasional) terutama untuk yang sedang menjalani LDR alias hubungan jarak jauh. Kenapa? Misalnya nih LDRnya antara Jakarta-Klaten, suami kerja di Jakarta istri di Klaten. Nah, Minggu sore kan si suami dah ke Jakarta tuh, eh Selasanya dah libur lagi, sayang banget kan kalo harus bolak-balik Jakarta-Klaten, waktunya habis di jalan! Trus Selasanya ngapain coba? Nglangut sendirian di kontrakan?!

5. Wajah yang Merona Merah
Seneng aja ngeliat pipi seseorang (wanita dan anak-anak lho yaaaaaaa…) merona merah, entah karena malu ato emang warna kulit aslinya emang seperti itu! tapi yang asli lho ya, bukan karena sentuhan blush on!

6. Merah yang “Lain”

  • Warna merah menarik perhatian orang-orang, dan sering dipergunakan untuk menunjukkan bahaya atau keadaan darurat
  • Merah adalah warna yang melambangkan panas dan api. Keran untuk air panas biasanya diberi tanda atau label berwarna merah.
  • Warna merah menunjukkan arti berhenti, contohnya pada rambu-rambu STOP, lampu lalu lintas (lampu merah), lampu rem pada kendaraan
  • Palang Merah atau Bulan Sabit Merah menandakan personalia medis, fasilitas, atau perlengkapan, atau Konvensi Jenewa.
  • Warna merah menunjukkan bahaya ekstrim atau bahaya besar pada skala kode-warna dunia Barat, misalnya seperti tanda bahaya maupun Sistem Keamanan Negara AS (en: Homeland Security Advisory System).
  • Dalam sepak bola, kartu merah menandakan pelanggaran berat dan akibatnya adalah pengusiran terhadap seorang pemain keluar lapangan.
  • Dalam balapan mobil, bendera merah adalah tanda untuk semua mobil segera berhenti. Redline (garis merah) adalah kecepatan maksimum mesin dan komponen-komponen lainnya bisa berjalan.
  • Pintu darurat pada pesawat udara penumpang ditunjukkan oleh tanda dan penerangan merah.
  • dan selanjutnya bisa diliat di Om Wiki disini🙂
gambar diambil dari sini dan sini

27 thoughts on “Merah Meriah Euy!

    • hmmm… saya ga takut karena waktu pertama kali nonton pelem itu tipi saya masih hitam putih!🙂
      selebihnya saya ga nonton lagi karena dah tau kalo ceritanya hoax

  1. wah, bunda penggemar warna merah ya…
    mantap tuh bun, keliatan ceria bgt…
    salam kenal bunda, tukerlink blh ?
    link bunda udah kupasang diwall.
    thanks..

  2. anak2 kecil emg oke bgt kalo pake baju merah. lebih ceria, lebih bikin orang tertarik😀
    oh ya, merah itu jg menandakan orang tersebut lagi PD, pgn jd pusat perhatian *kalo ga salah
    dan baju saya, selain warna pink, warna merah jg mendominasi. suka bgt warna merah, lebih beraniiii😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s