15

Full Time Mother Wannabe!

Dalam suatu kesempatan iseng-iseng saya nanya ke ayah, “Yah, kenapa ya koq bunda tuh kalo libur/cuti malah ga pernah bisa nulis di blog??? Padahal kan waktunya lebih luang daripada kalo lagi ngantor!” Jawaban si ayah membuat saya tercekat, “Karena bunda lebih enjoy di rumah daripada di kantor!”

Jawaban di atas membuat saya kembali mengerutkan dahi, mencari korelasi antara jawaban ayah dengan pertanyaan saya. Melihat saya masih seperti bertanya-tanya, ayah kemudian menjelaskan maksud jawabannya tadi, bahwa saya lebih menikmati profesi saya sebagai ibu rumah tangga daripada ibu pekerja. Indikatornya adalah :

  1. Ketika di rumah saya lebih memilih bermain dengan Mahes dibandingkan chatting via fesbuk
  2. Ketika di rumah saya lebih memilih memasak untuk keluarga saya dibanding ngecek email di inbox saya
  3. Ketika di rumah saya lebih memilih berkebun dan menyiangi rumput di taman depan rumah dibanding
  4. Ketika di rumah saya merasa bebas, tidak ada tekanan yang membuat saya STRESS yang “mengharuskan” saya mencari pelarian yang salah satunya dengan cara NGEBLOG!

“Bener juga ya!!!” Hanya kalimat itu yang mampu keluar dari mulut saya ketika ayah mengutarakan jawaban di poin 4 di atas.

Saya seperti baru saja tersadar atas kondisi psikis saya selama ini. Bahwa saya tidak bahagia menjalani pekerjaan saya. Bahwa saya merasa tertekan selama saya bekerja. Bahwa saya lebih merasa berarti “hanya” dengan menjadi seorang IBU RUMAH TANGGA!!!

Hmmm… Semoga masa itu segera terwujud! 😀

YOU HAVE A LIFETIME TO WORK, BUT CHILDREN ARE ONLY YOUNG ONCE!

 

14

Jempol???

JEMPOL

Mana jempol.. Mana jempol..
Disini.. Disini..
Apa kabar jempol..
Baik-baik saja..
Sembunyi.. Sembunyi lagi..

TELUNJUK

Mana telunjuk..
Mana telunjuk..
Disini.. Disini..
Apa kabar telunjuk..
Baik-baik saja..
Sembunyi.. Sembunyi lagi..

JARI TENGAH

Mana tengah..
Mana tengah..
Disini.. Disini..
Apa kabar tengah..
Baik-baik saja..
Sembunyi.. Sembunyi lagi..

JARI MANIS

Mana manis..
Mana manis..
Disini.. Disini..
Apa kabar manis..
Baik-baik saja..
Sembunyi.. Sembunyi lagi..

KELINGKING

Mana kelingking..
Mana kelingking..
Disini.. Disini..
Apa kabar kelingking..
Baik-baik saja..
Sembunyi.. Sembunyi lagi..

  • dinyanyikan dengan nada lagu “Are You Sleeping”
  • ketika sedang menyanyi, peragakan dengan cara menyembunyikan jari – dikeluarin – trus disembunyiin lagi
  • kalo dah dinyanyiin lagu ini, Mahes biasanya langsung memainkan jari jemarinya

 

3

WTF : BK DPR Belajar Etika ke Yunani (kompasdotcom)

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR Gayus Lumbuun tidak ikut dalam rombongan BK yang akan studi banding ke Yunani pada akhir pekan ini. Menurut Gayus, kunjungan itu memang tak melanggar aturan. Namun, ia berpendapat, tak ada manfaat dalam kunjungan enam hari tersebut.

“Biarlah tim ini berjalan, tidak melanggar aturan sama sekali. Meski tidak melanggar aturan, saya mengingatkan soal manfaatnya. Menurut saya, hampir tidak ada manfaat untuk BK,” kata Gayus, Selasa (19/10/2010) di Gedung DPR, Jakarta.

Apalagi, lanjut Gayus, di BK masih ada persoalan legitimasi. Komposisi keanggotaan BK belum diwakili oleh seluruh fraksi. Dua fraksi, yaitu Gerindra dan Hanura, belum mendapatkan posisi untuk mewakili fraksinya.

“Saya tidak mau masuk ke semua kebijakan di BK sebelum dua fraksi masuk secara sah ke BK, yaitu Hanura dan Gerindra. Saya takut ada keputusan yang tidak legitimate,” ujar Gayus. Selama enam hari, sebanyak delapan orang anggota BK akan bertolak ke Yunani pada tanggal 23 Oktober mendatang.

Wakil Ketua BK Nudirman Munir, yang turut dalam rombongan, mengatakan, hal-hal yang akan dipelajari adalah mengenai tata beracara BK Yunani dan pengaturan etika berperilaku anggota Dewan.

sumber : http://www.kompas.com

KOMENTAR
Speechless! Dulu studi banding Pramuka ke Afrika, sekarang studi banding ETIKA ke Yunani, apa-apaan ini????

8

Salam, Jeruk Purut, hingga Belimbing Wuluh

Masih dalam suasana mudik lebaran 1431 H, dalam suatu kesempatan ketika membahas rumah yang akan dibeli oleh kakak ipar saya, Simak (panggilan untuk nenek si ayah, red) bercerita (lebih tepatnya menganjurkan) kepada kami untuk menanam tiga jenis tanaman, yaitu pohon salam, jeruk purut, dan belimbing wuluh. Mengapa harus menanam tanaman itu??? Berikut alasannya :

1. Belimbing Wuluh
Berdasarkan wejangan Simak, belimbing wuluh memiliki “kekuatan magis” tersendiri. Jika di suatu rumah terdapat pohon belimbing wuluh dan suatu saat ada orang asing yang memiliki aura negatif atau berniat buruk atau terhadap pemilik rumah, maka si belimbing wuluh ini akan mengeluarkan “sesuatu” sehingga si orang asing tadi mengurungkan niat jahatnya dan pemilik rumah terlindungi dari aura negatif yang dipancarkan oleh orang asing tersebut.
2. Jeruk Purut
Tak jauh berbeda dengan pohon salam, namun   jeruk purut  memiliki kekuatan yang lebih “dahsyat”. LANJUTKAN!!!

11

Kerinduan Seorang Ayah

Jam menunjukkan pukul 18.30 ketika hape saya berdering, terpampang tulisan “Bapakkuuuuuuu… calling”.  Saat itu saya sedang makan di warung baso pinggir jalan bareng si ayah, saya bilang ke bapak bahwa saya masih di jalan dan berjanji akan telepon balik jika sudah sampai di rumah.

Sesampai di rumah langsung disambut si pangeran kecil yang dengan semangat “bercerita” tentang film kartun yang ditontonnya. Setelah bersih-bersih, saya ajak Mahes ke kamar dan dilanjutkan dengan kegiatan saling nguyel-uyel. Sedang asyik-asyiknya maen, saya teringat bahwa saya punya janji untuk menelepon bapak. Saya ambil hape kemudian menelepon beliau.

Saya     : Assalamu’alaykum. Ada apa pak?

Bapak  : Wa’alaykumsalam. Gapapa, Bapak cuma ngerasa kesepian aja disini (menghela nafas)

Deggg! Hati saya gerimis seketika, ingin rasanya menangis mendengar kalimat bapak! Telepon langsung saya alihkan ke Mahes dalam kondisi hati yang hancur lebur 😦 LANJUTKAN!