Anggota DPR Bebas Ajak Keluarga Ikut Kunjungan Kerja (detikdotcom)

Jakarta – Tidak ada larangan bagi anggota DPR mengajak keluarganya ikut kunjungan kerjanya di dalam dan luar negeri. Namun jika uang saku yang diberikan DPR tidak cukup, mereka harus nombok dengan uang pribadinya.

“Tidak ada yang melarang membawa keluarga dalam kunjungan kerja. Masing-masing anggota DPR kan mendapat uang saku selama kunjungan kerja, terserah mau dipakai berapa orang,” ujar anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, M Toha, kepada detikcom, Senin (9/8/2010).

Toha menyampaikan, besaran uang saku untuk masing-masing anggota DPR bervariasi tergantung lokasi daerah tujuan dan lama kunjungan kerja. Makin jauh dan lama waktunya, ke luar negeri misalnya, makin besar pula uang sakunya.

“Itu kan ada uang sakunya, biaya kunjunan kerja tergantung jarak. Kalau bawa anak-istri, lalu kurang uangnya, ya nombok,” terag Toha sambil tertawa.

Toha sendiri mengaku tidak mengajak keluarganya saat kunjungan kerja ke Jerman beberapa waktu lalu. Politis dari FPKB ini tak mau menambah biaya tiket pesawat yang terhitung mahal.

“Tiket untuk keluarga kan kita harus beli sendiri,” ujarnya masih sambil tertawa.

Sebelumnya diberitakan sejumlah anggota DPR ternyata mengajak keluarganya saat kunjungan kerja ke daerah. Salah satunya adalah Anggota Komisi III DPR Sutjipto mengajak istrinya dalam kunjungan ke Bunaken, Menado, Sulut, Sabtu (7/8/2010) lalu, naas istrinya meninggal dalam insiden kapal terbalik.

sumber detikdotcom

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s