Akhirnya Beli Juga

Beberapa taun yang lalu saya selalu memandang aneh setiap kali melihat buku-buku resep masakan yang dipajang di setiap toko buku. Gak habis pikir koq ya masih ada yang mbeli buku semacam itu lha wong internet murah dan lebih praktis, tinggal tentuin menu, klik di mbah gugel, resep berbagai versi langsung tersedia! Mudah dan praktis, tinggal scroll mouse, beres! Pilihan menunya lebih banyak tergantung kita pengennya apa, berbeda dengan jika menggunakan buku resep masakan yang dalam satu buku hanya tersedia beberapa macam menu, trus ngapain repot-repot beli buku resep kaya gitu?!

Namun ternyata di kemudian hari (baca : saat ini), saya termakan omongan saya sendiri. Dilatarbelakangi oleh pusingnya kepala saya jika harus menyusun menu masakan yang variatif tiap harinya, yang ada di otak hanya menu yang itu-itu aja yang malah bikin saya sendiri malas membayangkannya. Akhirnya di suatu kesempatan ketika sedang berweekend ria di eMol terdekat, maen-maenlah saya ke Gramedia dan kemudian jatuh cinta pada pandangan pertama ke buku karangan Yuni Pradana dan Raninta Ika Ariestya ini. Bukan karena nama penulisnya memiliki kemiripan dengan nama saya lho ya, bukan ituuuu… Saya tertarik ke buku ini karena setelah melihat sampel buku yang telah dibuka, di dalamnya tersedia 180 menu variatif yang bisa diaplikasikan dalam waktu sebulan, sehingga rolling menunya lebih lama dan kemungkinan timbulnya rasa bosan terhadap menu makanan tertentu dapat diminimalisir🙂

Dengan membeli buku ini memberikan beberapa keuntungan bagi saya, antara lain :

  1. Banyaknya menu yang mungkin kita sudah tau resepnya namun saking banyaknya resep berseliweran di otak kita, sampai-sampai menu yang sederhana namun menarik pun dapat terlupakan begitu saja, sehingga buku resep ini bisa dikatakan berfungsi sebagai REMINDER bagi otak kita atas menu-menu yang telah kita tau sebelumnya
  2. Bisa diletakkan di sembarang tempat tanpa perlu khawatir terbuang atau hilang. Pengalaman saya sebelumnya dengan beberapa lembar resep yang saya print dari internet selalu berakhir dengan raibnya catatan tersebut, sehingga tiap kali mo masak tiap kali itu pula harus browsing dulu
  3. Dengan telah diaturnya menu masakan per harinya, sehingga tidak perlu lagi repot-repot memikirkan “mau masak apa besok”, means berkurang satu beban di otak🙂
  4. Buku ini tergolong buku resep masakan yang applicable, bahan-bahan makanannya mudah ditemukan di pasaran

Sampai saat ini sih baru berhasil mempraktikkan satu resep masakan yaitu URAP SAYUR hahahaha.. Masakan yang resepnya sudah lumutan di kepala saya namun baru terbersit ide masak sayur ini setelah baca buku resep tersebut! InsyaAllah akan sangat berguna bagi saya, semoga dengan adanya buku resep ini SINDROMMALASMEMASAK semakin mengurangi intensitas kunjungannya kepada saya🙂

Ayo memasak!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s