10

DSPOG Favorit Saya!!!

Kemaren siang saya iseng-iseng berkunjung ke salah satu klinik bersalin di daerah Bintaro. Sebagaimana di klinik bersalin yang lain, pelayanan yang kami dapatkan kurang lebih sama. Ada beberapa faktor pembeda yang akan saya jabarkan menjadi kelebihan dan kekurangan sebagai berikut :

KELEBIHAN :

  • sirkulasi udara di ruang tunggu klinik yang bagus sehingga udara menjadi sejuk ga perlu ASe
  • banyak majalah untuk dibaca sebagai pengalih rasa bosan, bikin betah pengunjung 🙂
  • banyak boneka dan mainan yang bisa digunakan oleh pasien yang membawa anak, sehingga kemungkinan anak rewel karena bosa menunggu dapat diminimalisir
  • Menurut salah seorang tetangga saya yang pernah periksa di klinik lain, peralatan yang digunakan di klinik tersebut lumayan baru

KEKURANGAN :

  • Di meja pendaftaran, entah karena perawatnya yang masih muda (keliatannya) sehingga terlalu banyak membuat kesalahan dalam proses pencatatan data pasien
  • alat USG yang digunakan hanya monitor USG yang hanya bisa diliat oleh dokter, sementara jika pasien juga ingin melihat harus menoleh ke sebelah kiri (yang kalo kelamaan bisa bikin pegel leher)
  • biaya yang benar-benar mantab (makan tabungan). Sekedar informasi : biaya jasa dokter 90rb, USG tanpa print out 50rb, obat 55rb Lanjutkan!
7

Story of Bunda Mahes (bukan tulisan saya)

Here it goes…

Bunda Mahes is one of my working partners. Some people (or it’s just me :p)may think she’s a delinquent girl, but she’s not. Trust me. It’s just in her blood –she’s a descendant of Madura Tribe[1]. She’s a very talk active girl. Sometimes, her words are kinda sharp –or I’d rather say straightforward. Even so, she brings a lot of joys to our working environment. Our office room will be so much quieter in a whole different level of hilarity when she’s not around.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

selengkapnya baca di blog teman saya ini ya!

3

The Expendables : K.E.C.E.W.A

Ketika si ayah ngasih tau bahwa SALT dah diputar di Bintaro 21, saya melonjak kegirangan karena dah pengen nonton film ini dari dulu. Namun ternyata di hari yang sama juga ditayangkan The Expendables, film yang dibintangi oleh aktor Hollywood kesukaan si ayah, Sylvester Stallone.

Perdebatan dimulai. Saya pengen nonton SALT karena ga suka sama Sylvester Stallone. Sementara ayah kebalikan dari saya. Masing-masing ga mau ngalah hingga tercapailah beberapa opsi sebagai berikut :

  • Nonton dua-duanya baik SALT maupun The Expendables tapi nontonnya sendiri-sendiri. Ayah nonton The Expendables, bunda nonton SALT. Tapi opsi ini langsung ditentang ayah, ga enak kalo nonton sendirian katanya
  • Nonton dua-duanya di hari yang berbeda, Sabtu dan Minggu. Kali ini saya yang ga setuju karena akhir pekan merupakan waktu penebusan “dosa” saya kepada pangeran kecil saya karena tidak dapat menemaninya full time dari Senin hingga Jumat

Karena dari dua opsi di atas ga ada yang disetujui, akhirnya dicapailah kesepakatan bahwa nonton filmnya dibagi dalam dua akhir pekan, dan yang pertama kali ditonton adalah The Expendables. Yupz, akhirnya saya luluh juga karena meskipun saya ga suka Sylvester Stallone, tapi di film itu juga ada  Jason Statham, actor yang saya suka sejak dia membintangi Transporter. Lanjutkan!

3

Syusyahnya Nyari Baju Koko Balita!!!

Dulu waktu ke Tanah Abang, saya ngeliat koko balita warna marun, kayanya sih bahannya katun, dipajang di manekin, lucu! Saya langsung jatuh hati! Tapi ga langsung saya beli karena saya punya rencana ke Tanah Abang lagi di lain waktu. Ternyata rencana hanya tinggal rencana, hingga 17 Ramadhan ini saya belum dan sepertinya tidak bisa kesana, panas dan macet!

Ga bisa di Tanah Abang saya pengen nyoba ke Blok M. Tapi karena dah bulan puasa sayanya males meskipun si Blok M ini lebih dekat dibanding Tanah Abang. Titip ke temen yang mo kesana minta tolong ngeliatin kali aja ada koko yang lucu, ternyata ga ada. Ada sih tapi biasa aja, kurang lucu  katanya. Pfiuuuhhhh…

Pengen ke Cipulir juga ga bisa. Alasannya sama : males menghadapi panasnya udara dan macetnya jalan. Trus juga pengen nyoba ke Cipadu, alternatif terdekat dari rumah, tapi ga jadi juga karena alasan teknis yang tidak dapat diganggu gugat. Lagian di Cipadu kebanyakan diisi oleh pedagang bahan, bukan baju jadi, jadi kemungkinan menemukan penjual baju koko balita disana juga kecil, kalopun ada pasti harganya selangit.

Dari beberapa alasan di atas, akhirnya saya memutuskan untuk beli di OL shop aja. Browsing sana browsing sini, segala keyword dah dicoba, mulai dari baju koko balita, baju muslim anak, busana muslim balita laki-laki,dan sejenisnya tapi hasilnya miniiiiiiiiiiim banget! Kebanyakan malah busana muslim untuk anak cewek yang tentu saja bentuknya lebih variatif dan lebih lucu! Dari sekian banyak yang hasil pencarian mbah gugel, ga ada yang sesuai dengan keinginan saya. Saya pengennya tuh yang berbahan kaos dan berwarna merah.  Kenapa merah??? Supaya bisa sarimbit dengan baju lebaran taun lalu milik ayah bundanya. Agak maksa sih emang, karena bajunya beda semua, yang penting warnanya sama Lanjutkan!

10

Hiks……

Huwaaaaaaaaaaaaaaaaaa…

Tulisan saya yang dah berkalimat-kalimat hilang tak bersisa 😦

Gara-gara komputernya tiba-tiba ngehang trus layarnya jadi item semuaaaaaaaaaaaaaaaaaaa 😦

Padahal kan kalo mo nulis lagi isinya blom tentu sama 😦

Dasar komputer si*laaaaaaaaaaaaaaaaaan!!!!!!

9

Sembelit Alias Konstipasi

Tiba-tiba terdengar jeritan tangis Mahes!

Dia menangis sejadi-jadinya… Badannya tak mau disentuh sedikitpun.

Saya kebingungan menghadapi tangisannya kali ini, karena hal ini belum pernah terjadi sebelumnya.

Tangan mungilnya kemudian menjulur ke arah saya pertanda dia sedang butuh pegangan.

Tangisannya bertambah kencang!  Saya liat celananya basah dengan ompolnya.

Allah.. ada apa dengan anak saya! Lanjutkan!