Hunting Sandal (lagi)

Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, Minggu tanggal 13 Juni 2010 kemaren saya dan suami hunting sandal yang sedianya diperuntukkan bagi pangeran kecil saya namun kemudian berbalik arah menjadi untuk emaknya, yaitu saya hahahaha (ketawa ala monster)….
Berikut prosedur membeli sandal/sepatu ala Bunda Mahes :

  • Pilih model sandal/sepatu
  • Setelah dapet model yang sreg dengan selera kita, baru pilih warna. Kalo saya cenderung suka ke warna krem/beige
  • The hardest part : cari ukuran yang sesuai.
  • Fit n proper test. Nomor sandal/sepatu boleh cocok tapi belum tentu sesuai dengan bentuk kaki. Seperti saya yang memiliki telapak kaki yang njeber (melebar) meskipun dapet nomor 40 tapi kalo bentuk sandal/sepatunya mengerucut sama aja boong! Sebab jika sandal/sepatu itu tetep saya pakai pasti kaki saya akan lecet (pengalaman dengan 2 pasang sepatu saya yang bernomor 40 namun jarang saya pakai karena sesak di bagian jemarinya)
  • Kalo dah cocok semuanya dibayar dooonk!

Well, kembali ke the hardest part yaitu mencari nomor sesuai. Setelah dua langkah pertama terlewati, dengan hati berdebar saya tanya ke mbak pramuniaga, “Mbak, ada ga nomor 40?” Dicarilah sandal yang saya tunjuk tadi namun yang versi nomor 40.

Baris pertama susunan sandal terlewati dengan lancar, jantung saya masih berdetak normal

Baris kedua terlewati, biasa aja tuh.. masih ada 4 baris lagi

Baris ketiga terlewati, mulai ngelirik merk lain nyari model yang cocok dengan saya

Baris keempat terlewati, pasrah.. toh dah ada opsi dua

Baris kelima jemari mbak SPG berhenti di salah satu kardus kemudian menariknya keluar, hati saya bersorak😀 namun kemudian kembali mengkerut setelah mbak SPG bilang “Ini 40 tapi coklat Bu, mau ga?” tentu ga mau donk, lagian masih tersisa 1 baris lagi.

Baris terakhir ketika saya harus kembali menyerah dengan keadaan bahwa untuk sandal wanita ukuran 40 adalah langka keberadaannya ternyata jemari si mbak SPG kembali terhenti. Setelah sang kotak kardus dibuka, voilaaa! Sandal krem model jepit dan tanpa heel dengan ukuran 40 ternyata ada Saudara!
Saya bahagiaaaaa…🙂

saya ga bermaksud promosiiii

Makasih Ayaaaaah.. Love You! :-*

5 thoughts on “Hunting Sandal (lagi)

  1. btw…kita senasib ya dalam hunting sandal & sepatu…
    bedanya kalo aku selalu dianggap “aneh” karena tidak sesuai dengan perawakanku
    *kata orang badan kecil masa ukuran sepatunya segitu???*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s