Wedewwwwww…

Awal bulan berati gajian berarti belanja bulananšŸ™‚ Tempat saya biasa berbelanja dibagi dua, yaitu pertama, toko tempat belanja untuk membeli kebutuhan mendesak atau sekedar membeli kebutuhan dalam jumlah tidak terlalu banyak, biasanya saya melakukannya di A*** M**i. Kedua, belanja bulanan yang berarti belanja kebutuhan pokok yang sedianya akan digunakan selama sebulan, hal ini biasa saya lakukan di H*****i Swalayan. Nah, saking seringnya saya belanja (baca : belanjanya hanya barang-barang ituuuu saja) sehingga saya lumayan hafal terhadap harga suatu barang.

Dua hari sebelum gajian persediaan diaper dan susu MahesĀ  menipis sehingga mengharuskan saya membelinya di A*** M**i. Sesampai disana langsung ambil keranjang kemudian :

  • comot 1 pak diaper ukuran XL isi 10 biji harganya Rp. 17.600
  • 3 liter susu UHT merk U***a masing-masing seharga Rp. 12.500
  • ngeliat ada minyak goreng murah 2 liter hanya Rp. 16.700 akhirnya diambil jugašŸ˜‰
  • begitu mo mbayar di kasir tergoda ma batangan Sil**r Q***n seharga Rp. 10.500.

Berhubung tidak ada uang cash (sindrom akhir bulan) sehingga pembayaran dilakukan dengan cara gesek. Proses tandatangan struk tidak berjalan mulus karena pulpennya sempet ngadat, yo wes akhirnya slese juga dan langsung pulang. Sesampai di rumah saya sempatkan membaca struk belanjaan sekali lagi (ini juga salah satu kegiatan favorit saya jika baru saja berbelanjašŸ˜‰ ) yang selanjutnya struk malang itu berakhir di gilasan gigi Mahes hahaha..

blanjaaaaaaaaaaaa

Kalender menunjukkan pergantian bulan. Setelah mendapat sms maut dari 3355 langkah selanjutnya adalah mengeluarkan segala jurus untuk membujuk Mahes supaya tidak ikut belanja (blom bisa ngebayangin saya bawa lima gembolan plastik besar-besar sambil bawa satu precil yang bisa membubarkan isi gembolan itu dalam hitungan detik) dan ditemukanlah caranya yaitu dengan mengajak Mahes bermain di dalam kamar bersama Budhe sehingga saya tidak perlu mendengar tangisannya. Sesampai di H*****i Swalayan, dalam waktu 45 menit troli belanjaan kami telah penuh dengan segala tetek bengeknya. Dalam proses pencomotan barang-barang itu, ada tiga hal yang membuat saya terkesima melihat perbedaan harga yang cukup signifikan antara H*****i Swalayan dan A*** M**i yaitu :

  • Harga susu U***a ternyata hanya Rp. 11.500 yang berarti selisih 1000 rupiah yang jika dikalikan dengan kebutuhan susu Mahes sebulan yaitu sekitar 30 liter berarti terdapat selisih harga 30.ooo rupiah
  • Satu pak diaper ukuran XL isi 10 biji dengan merk yang sama harganya Rp. 15.600, selisih hargaĀ  juga seribu rupiah
  • Sebatang Sil**r Q***n ternyata hanya seharga Rp. 9.500 juga selisih 100 rupiah, huwaaaaaaaaaa.. >.<

Koq bisa signifikan kaya gitu ya?! Kalo belinya cuma dikit sih ga terlalu ngefek lah tapi kalo kaya saya yang dalam sebulan menghabiskan 8 pak diaper dan 30 liter susu UHT kan lumayan tuh selisihnya bisa buat beli barang yang lain, iya ga?!

P.S. Sekedar perbandingan harga tanpa maksud mempromosikan atau menjelek-jelekkan salah satu pihak

3 thoughts on “Wedewwwwww…

  1. hehehe..
    kalo saya termasuk ibu yang pelupa
    jadi, kadang ga begitu merhatiin harga karena gak pernah keingetanšŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s