The Extra Greedy Mahes

Sepertinya gak akan ada habisnya saya membahas tingkah polah precil saya yang satu ini, mungkin bukan cuma saya, tapi juga Anda para kaum ibu yang selalu takjub melihat setiap detil perkembangan si kecil. Kali ini saya akan membahas “kegilaan” Mahes terhadap makanan. Entah sedang mengalami fase doyan makan atau memang dah setting default dari sononya, akhir-akhir ini Mahes suka banget sama sesuatu yang berbau makanan. Hari libur dimana biasanya Mahes ogah-ogahan makan karena disuapi oleh bundanya (baca : em a en je a) akhir-akhir ini malah menghabiskan makanan dengan penuh semangat. Seperti yang pernah saya tulis sebelumnya, sejak beberapa minggu terakhir tiap kali saya atau ayahnya makan, pasti direcokin oleh Mahes, emang gak ganggu sih karena ujung-ujungnya Mahes minta disuapin juga. Akibat dari perbuatannya itu, kuantitas makan Mahes jadi nambah, jika sebelumnya hanya sehari tiga kali (pagi, siang, dan sore) sekarang menjadi empat kali bahkan bisa lima kali. Hal ini terjadi dua hari kemarin, yaitu hari Sabtu dan Minggu (kalo kata guru Bahasa Indonesia saya, kalimat seperti ini salah, sebab Sabtu Minggu itu merupakan nama hari, sehingga tidak perlu dibubuhi kata “hari” lagi, tapi karena menurut saya ga enak bacanya jadinya tetep kaya gini :))

Sabtu, 22 Mei 2010

  • Pukul 06.30 WIB sarapan pagi, lauk : sayur lodeh plus ikan kembung goreng
  • Pukul 12.30 WIB makan siang, lauk : sayur wortel dicampur cacahan daging sapi dibuat seperti sop
  • Pukul 17.00 WIB makan sore, lauk : gulai ikan tongkol
  • Pukul 19.00 WIB nebeng makan malam bunda, lauk : gulai ikan tongkol

Minggu, 23 Mei 2010

  • Pukul 06.30 WIB sarapan pagi, lauk : sayur wortel dicampur cacahan daging sapi dibuat seperti sop
  • Pukul 11.00 WIB makan sayurnya doank sebagai cemilan
  • Pukul 11.15 WIB makan melon 3 potong
  • Pukul 12.30 WIB makan siang, lauk : sayur wortel dicampur cacahan daging sapi dibuat seperti sop
  • Pukul 16.00 WIB makan sore, lauk : supersize sebab yang nyuapin budhe, dimana nasinya pasti lebih banyak daripada porsi kalo yang nyuapin bunda
  • Pukul 19.00 WIB dah bobok jadinya ga ikutan makan malem deh!😉

Pose di kereta dorong milik Pak Tukang

Alhamdulillah Mahes termasuk anak yang doyan makan, jadi saya ga perlu bingung nyekokin dia dengan suplemen penambah nafsu makan (lagian bukannya emang kurang baik ya batita diberi suplemen). Dan tersangka utama penyebab Mahes doyan makan sih dah ngaku : ayahnya, sebab dari beliaulah Mahes jadi omnivora sebenar-benarnya (baca : doyan segala jenis makanan). Sebenarnya saya dulu sempat frustrasi (frustrasi lho ya, bukan frustasi) sebab ketika Mahes masih berumur 8 bulan-1 tahun, dia sama sekali menolak jika saya suapi meskipun sudah saya bujuk dengan segala macam cara, akhirnya terpaksa urusan suap-menyuap saya delegasikan sementara waktu ke budhe, sambil menunggu momen “kembalinya anak saya ke pelukan saya, ibunya”. Sedih memang, namun bibirnya yang benar-benar terkatup tiap kali saya menyodorkan sendok berisi nasi membuat saya memutuskan untuk melakukannya. Dan alhamdulillah momen itu telah datang, ya sekarang saatnya! Dimana Mahes malah menolak jika budhe berselempangkan kain gendongan bersiap menyuapi Mahes, yang ada malah dia menghambur ke pelukan saya kemudian menyandarkan tubuhnya dengan manja😉 Sekarang senjata utama untuk menyuapi Mahes adalah rasa laparnya sendiri, dan jika dilakukan dengan menonton acara anak-anak di Disney Channel/Nickelodeon/Baby First akan semakin ringan tugas saya sebab Mahes benar-benar duduk manis menikmati acara televisi dan menu makannya tentu saja😀

P.S. Takaran nasi untuk Mahes per porsi hanya 1,5 sdm sebab saya lebih mengutamakan Mahes makan lauk lebih banyak daripada makan nasi (hal yang tidak dilakukan oleh budhe meskipun saya telah berkali-kali menyampaikannya)

5 thoughts on “The Extra Greedy Mahes

  1. :O bakalan datang dengan sendirinya ya masa2 anak g mau disuapin mbak-nya?
    aku juga frustasi nih mbak. berminggu2 cari cara. so far yang manjur adalah nyuapinnya apapun sayur n lauknya mesti ditambah perkedel tahu (tahu-bawang-keju dikukus), sambil digendong, sama liat ayahnya manasin motor, yang ketiga itu manjuur bgt😛
    postinganmu membesarkan hatiku, bunda .. hayyah …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s