Teman Tapi Mesra

Bukan judul lagunya Mulan Jameela, tapi suatu fenomena yang sering terjadi belakangan ini, bisa dibagi dalam beberapa kategori :

Single versus single

Sama-sama single, sama-sama blom punya pacar (otomatis blom nikah juga) tapi hubungannya dekeeeeet banget! Kemana-mana selalu bareng, makan, ngantor, jalan, belanja, pokoknya nempeeeeel aja, tapi tiap kali ditanyain dia siapanya dia jawabnya cuma temen, tapi deket, tapi temen, tapi deket, tapi temen, hmmm.. Tinggal menunggu waktu aja sih sebenernya sampe hubungan mereka “diresmikan”

“Single” versus “Single”

Sama-sama sudah punya pacar tapi masih blom nikah, makanya saya beri tanda “Single”, tapiiiii..meskipun sama-sama dah punya pacar juga sama-sama bilang sedang mencari seseorang yang tepat :hammer kan eyke jadi bingung bo’ nanggepinnya harus gimana, pesen eyke sih cuma atu, take it or leave it hahaha… Segala sesuatunya ada konsekuensi yang harus ditanggung, so be brave!😉.

Single versus Married

Ini yang saya ga suka. Ada seseorang yang masih single (no boy/girlfriend) dan seseorang yang sudah menikah dan punya anaks (children). Si single sih ga da masalah kalo harus mengganggu kehidupan si married sebab dia ga punya “ikatan” yang menyebabkan dia harus tetap berada di dalam “jalur” pergaulan yang benar, tapi bagaimana dengan si married?! HELLoooooo.. Dia masih punya istri/suami dan sejumlah buntuts yang harus diperhatikan gitu lhooooo! Mana tanggung jawabnya sebagai istri/suami?! Gak takut ma Allah ya?! Astaghfirullah.. Si Single juga ngaca donk! Gimana kalo dia yang ada di posisi istri/suami si married?! Sakit hati ga?! Kalo iya yo jangan diterusin hubungannya! Emang dah ga ada lagi apa cowok/cewek yang bener-bener single di luar sana sampe-sampe harus ngerebut istri/suami orang?! >.<

Married versus Married

Yang ini saya bener-bener gak suka! Emang mereka ga mikir apa ya?! Kalo dah nikah tuh berarti dah siap menanggung segala plus minus pasangan kita doooonk! Gak bisa seenaknya ngomong bahwa sudah “ga ada kecocokan lagi” kaya seleb di tipi! Gak bisa asal ngejeplak ngomong si pasangan orang itu punya kelebihan yang tidak dimiliki oleh pasangannya sendiri! Gak bisa cuma modal bilang bahwa si pasangan orang jauh lebih cantik/tampan daripada pasangan sendiri, HELLooooo… Fisik itu bisa berubah setiap saat mas, mbak, pak, bu!  Lama-lama pasti juga peyot ompong ga ada giginya! Pokoknya saya gak suka poooooollll!

TTM

Huffff..esmosi saya! Saya nulis ini berdasarkan contoh kasus yang terjadi di sekeliling saya, dan tulisan saya ini hanya berdasarkan pendapat pribadi saya, jadi kalo mo misuh-misuh yo langsung ke saya kalo berani, oke!

13 thoughts on “Teman Tapi Mesra

  1. aku setujuuuu!!!!
    None tolerance for TI TI EM
    ojo sampai ada yang berani-2berani mengajukan diri sebagai TI TI EM pasanganku ya…
    kalau macam-macam lewat blog ini hadapi aku (hehe apaan sih maksudnya?? maaf jadi kebawa yang punya blog)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s