Episode Mbah Kakung

Tepatnya tanggal 9 Mei 2010 kemaren Mbah Kakung-nya Mahes dateng dari Klaten ditemenin ma Om Theo (adiknya ayahmahes). Kenapa dengan Om Theo koq ga dengan Mbah Uti? Karena Mbah Uti masih jagain Mas Agha, sepupu Mahes, anaknya Tante Budhe Dokter. Kenapa Mas Agha gak sama Tante Budhe Dokter aja? Karena Tante Budhe Dokter lagi hamil calon adiknya Mas Agha.

Kebetulan bundamahes sabtu siang dah belanja buat masak hari minggunya -tanpa tau bahwa Mbah Kung akan datang-, kemudian sekitar pukul 4 sore baru diberitahu ayahmahes mengenai rencana kedatangan Mbah Kung. Yo wes dari jam 6 pagi dah mulai masak (rekor masak terpagi sodara-sodara hahaha..) pagi itu bikin sop ayam, tahu goreng, ma pisang goreng (untuk menu terakhir ga termasuk dalam menu makan lho ya!). Entah kebetulan lagi atau ga, yang jelas Mahes bangun lebih pagi sekitar jam setengah 5, jadinya terpaksa tugas menjaga precil satu itu saya delegasikan dulu ke budhe coz ayahnya sibuk belajar untuk UAS tanggal 10 Mei 2010 besok. Sholat subuh, bikin kopi untuk bundamahes dan teh untuk ayahmahes, untuk kemudian motong-motong sayur plus bikin bumbu, jadinya ntar tinggal nyemplung-nyemplungin aja. Setelah itu sibuk bergulat dengan mahluk-mahluk kaleng di dapur.

Pukul 6 pagi ayahmahes nelpon Om Theo nanya posisi sekarang dimana, ternyata masih jauh sodara-sodara, demi mendengar berita itu jadinya masaknya nyantai, ga setel kenceng kaya sebelumnya hehehe.. Jam 7 proses masak-memasak selesai bertepatan dengan selesainya sarapan Mahes yang pagi itu juga disuapin oleh budhe. Oke, lanjut ke memandikan Mahes! Kecipak kecipuk maen air, maksa Mahes pipis, mandi slese, pake handuk, ganti baju, maen deh ma bundamahes untuk kemudian dihipnosis supaya tidur.

Pukul 09.00 Om Theo nelpon, katanya dah nyampe Rawamangun, ayahmahes langsung berojek ria terbang menuju Lebak Bulus dan baru nyampe rumah sekitar pukul 10.00 WIB. Mahes bangun beberapa saat setelah Mbah Kung nyampe. Mungkin karena masih asing ditambah faktor_bangun_tidur, begitu Mbah Kung mo nggendong Mahes malah Mahesnya nangis, dan hal itu berlanjut hingga pagi tadi setelah mengerahkan segala bujuk rayu yang dipunyai oleh Mbah Kung.

Si Penginjak Anak Kucing

Pagi ini pukul 05.30 WIB setelah bundamahes beres masak beef teriyaki, oseng jamur tiram, ma bakwan sayur, Mahes bangun dengan senyuman kiyutnya😉 Setelah digoda dengan seekor anak kucing yang tak berdaya, akhirnya mau juga Mahes maen sama Mbah Kung. Namun malang bagi anak kucing itu! Awalnya hanya dicolak-colek oleh Mahes, tapi mungkin karena gemas si anak kucing tidak bereaksi, akhirnya diinjaklah si anak kucing itu oleh Mahes. Miewww.. “teriak” si anak kucing tersebut, untungnya Mbah Kung menyadari potensi kebrutalan Mahes terhadap anak kucing malang itu akhirnya dialihkanlah perhatian Mahes terhadap Michael -motor ayahmahes-, dan berhasil. Sementara di belakang sana si anak kucing yang sedang sial itu langsung kabur, hahaha..

Hiks..nanti sore Mbah Kung mo balik ke Klaten, padahal kan baru datang kemaren, padahal lagi bundamahes dah mengerahkan segala rayuan yang biasanya berhasil ke orang lain supaya Mbah Kung pulang besok, tapi ga berhasil, alasannya karena Mbah Kung sedang punya banyak Pe Er kerjaan di kantor yang harus segera diselesaikan, plus ada janji manis bahwa Mbah Uti yang ganti mo ke jakarta tanggal 20 Mei nanti, yippieeee…😀

4 thoughts on “Episode Mbah Kakung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s