5

Bersahabat dengan Kacamata

Mahes benci kacamata dan dia menolak memakainya!

Kacamata tersebut telah saya belikan sejak dia berumur sekitar 1 tahun, saya pilihkan warna merah sebab saya pikir seperti bayi pada umumnya pasti menyukai warna yang mencolok. Begitu sampai di rumah dengan pedenya saya tunjukkan kacamata itu ke Mahes, lalu memakaikannya. Diluar dugaan ternyata Mahes menolak dan kemudian menjerit ketakutan. Saya bingung sekaligus terkejut melihat reaksi Mahes yang begitu spontan, saya berpikir apa ada yang salah dengan kacamata ini padahal bentuknya biasa saja, sama dengan yang biasa dia tunjuk-tunjuk jika melihat rekan sebayanya memakainya. Hmmm.. ternyata dia takut terhadap kacamata itu (sampai sekarang saya belum tahu apa yang menyebabkan ketakutan Mahes tersebut), saat itu juga saya letakkan kacamata tersebut di tempat tersembunyi sebab  meskipun sudah disingkirkan tetapi jika masih terjangkau oleh penglihatannya, Mahes tetap saja bergidik seram tiap kali melihatnya. Waktu itu saya hanya berharap bahwa ketakutan Mahes ini hanya shock sementara akibat saya yang langsung memakaikannya, dan saya harap keesokan harinya dia mau memakainya. lanjuuuuuuut…

Advertisements
3

Another Broken Toys

Hiks.. Kemarin sore Mahes kembali merusakkan salah satu mainan yang baru digunakannya sekali. Pistol gelembung adalah nama yang saya berikan ke almarhum mainan itu. Si pistol gelembung ini yang pake baterai, jadi ga perlu niup pake mulut. Nah yang dirusakin Mahes adalah ornamen Mickey Mouse yang terletak di bagian atas pistol tersebut. Di mulut si Miki ini terdapat lampu LED yang akan menyala jika pelatuk si pistol gelembung itu ditarik, mungkin ini yang menyebabkan Mahes gemas lalu kemudian mematahkannya hingga terburailah kabel-kabel di dalamnya, hiks..

gaya nembaknya sambil monyong yaaaaaa…

4

Kotor Itu Sehat

Siang tadi saya menjenguk putri salah seorang sahabat, sebut saja Mbak Bunga, yang sedang opname di salah satu rumah sakit swasta di kawasan Jakarta Selatan. Mbak Bunga ini ternyata menderita tipus setelah sebelumnya menderita demam yang tak kunjung reda selama 5 hari berturut-turut yang berujung pada perawatan intensif yang harus diterimanya di rumah sakit. Sebenarnya saya sudah cukup “kenyang” melihat anak kecil sakit dan dirawat di rumah sakit, bahkan Mahes pun pernah mengalaminya, tapi hal itu tidak membuat saya lantas tega melihat Mbak Bunga dalam kondisi tangan kanannya terpasang infus, nyeri saya ngeliatnya, ga tega melihat anak sekecil itu sudah harus ditusuk jarum yang begitu panjang yang bahkan orang dewasa pun pasti meringis ketika jarum tersebut ditusukkan, apalagi untuk anak yang baru berumur dua tahun, masya Allah.. saya ga bisa bayangin gimana sakitnya dan gimana hancurnya hati si ibu begitu melihat anaknya menangis karena harus ditusuk jarum infus hiks.. 😦 Belum lagi jika si anak rewel, ga mau makan, menarik-narik selang infusnya, hadeeeeh.. nyerah saya, sepertinya level kesabaran saya belum mencukupi jika saya harus mengalaminya (dan semoga tidak pernah mengalami).

Saat kunjungan tersebut, ibu Mbak Bunga berpesan kepada saya supaya menjaga kesehatan Mahes baik-baik, jaga kebersihan, cuci tangan sebelum makan, dan sejenisnya sebab si tipus ini disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang terdapat di makanan/minuman. Hmmm..ingatan saya langsung flashback ke kejadian tadi pagi. Jadi pagi tadi ketika saya menyuapi Mahes, seperti biasa suapan pertama hingga kelima berjalan lancar, setelah menginjak ke suapan selanjutnya, barulah pangeran kecil saya ini berulah. Mangkok makan sekaligus sendoknya dia ambil dari tangan saya, saya tidak mencegahnya sejak peristiwa jatuhnya Mahes saya trauma jika kejadian yang sama harus terjadi kembali. Berpindahlah mangkok dan sendok tersebut ke tangan Mahes kemudian diletakkannya di tanah dan mulailah dia “makan” dengan gayanya (baca: diaduk-aduk hingga berceceran sambil sesekali disuapkan ke saya) hingga beberapa saat kemudian jatuhlah sendok beserta 3 bulir nasi ke tanah. monggo dilanjuuut…

5

Bagai Pocong Merindukan Kemenyan

Kita pasti punya berbagai macam keinginan, terlebih di masa kecil kita, entah itu mainan, pakaian, atau mungkin hadiah-hadiah kejutan. Jika Anda dibesarkan di keluarga berada mungkin segala keinginan itu dapat dengan mudah terpenuhi. Saya juga punya berbagai macam keinginan, namun hingga saya berganti status dari anak kemudian istri hingga sekarang menjadi ibu, ada beberapa keinginan masa kecil saya yang belum terpenuhi. Beberapa diantaranya adalah :

1. Celana monyet a.k.a. baju kodok

Saya ga tau persis nama pakaian ini apa, tapi orang-orang nyebutnya celana monyet atau baju kodok. Awal mula saya mupeng dengan pakaian ini ketika saya diajak Bapak ke pasar induk di dekat rumah untuk membeli baju baru untuk dikenakan ketika hari raya Idul Fitri. Nah si baju monyet yang saat itu tergantung di display toko langsung merebut perhatian saya, otomatis saya bilang ke Bapak untuk membelikan baju itu. Namun entah apa alasan persisnya saya lupa, yang jelas saat itu saya tidak bisa mendapatkan baju tersebut dan kemudian dijanjikan untuk dibelikan di kemudian hari. Setiap saat saya tanya Bapak kapan akan membelikan baju itu, tiap saat itu juga Bapak menjawab “besok-besok” hingga kemudian saking bosennya saya nanya ke Bapak membuat saya “lupa” kalo saya pernah menginginkan si baju monyet dengan sangat.

2. Helm khusus anak klik disini yaaaaaaaa…

7

Serba-serbi Asisten Rumah Tangga

Apa yang akan Anda lakukan jika asisten rumah tangga Anda melakukan hal-hal berikut ini :

  • Mengepel lantai tanpa menyapunya terlebih dahulu
  • Merendam pakaian di dalam air bekas rendaman cucian sebelumnya sehingga konsentrasi air menjadi agak mengental plus bau pesing yang sangat menyengat
  • Menanak nasi dengan air yang terlalu banyak dan di suatu waktu lainnya terlalu sedikit
  • Membersihkan kamar mandi hanya di bagian yang “terlihat”, setelah anda beritahu bahwa dia harus membersihkan semua tanpa terkecuali, hal itu hanya dilaksanakan sekali dan untuk selanjutnya kembali “lupa”
  • Pukul 00.42 WIB masih bertelepon ria dan keesokan harinya bangun lebih siang
  • Siang harinya pun sering menelepon sehingga terkadang Mahes sedikit “terlantar”
  • Susu yang biasanya habis dalam waktu 24 jam, tiba-tiba setengah hari sudah habis tanpa ada alasan
  • Pakaian yang telah dicuci dijemur  di halaman depan sementara di halaman belakang tersedia space untuk menjemur
  • Sudah dibilang berkali-kali supaya mengupas wortel dengan bersih sebab masih ada sisa-sisa pestisida di kulitnya, namun teteeeeeeeeeep aja ngupasnya kurang bersih jangan ditimpukin yaaaaaaaaaa….
0

Ada Janin di Koktail (forward kompas.com)

ROMA, KOMPAS.com Janin dalam segelas koktail? Jangan berpikir seram dulu. Ini “gaya” Italia untuk memperingatkan perempuan tentang bahaya konsumsi alkohol selama hamil. Negeri Pizza itu meluncurkan kampanye penyadaran berupa poster bergambar janin di dalam gelas koktail.

Kampanye baru itu memperlihatkan janin dalam posisi meringkuk di dasar gelas, di bawah es batu dan sepotong irisan jeruk. Iklan kampanye itu membawa pesan sederhana, “Ketika seorang ibu minum alkohol, bayinya pun akan minum alkohol juga.”

Peringatan kesehatan itu telah diluncurkan di wilayah timur laut Veneto. Iklan itu akan tampak di bus-bus, di papan iklan, serta toilet perempuan di bar, restoran, dan klub malam. continue reading……….

2

Sekilas tentang Mahfud MD

Sang Putra Madura

Saya suka Pak Mahfud MD! Beliau adalah tokoh kedua di Indonesia ini yang saya kagumi setelah  Sri Mulyani. Saya suka akan ketegasan dan ke-konsisten-an sikapnya. Saya suka akan sifatnya yang begitu low profile. Saya suka akan kecerdasannya dalam menjawab setiap cecaran pertanyaan yang diajukan. Saya suka akan kebiasaannya tiap pagi yang selalu melahap habis hampir semua surat kabar demi mengupdate informasi terbaru. Saya suka akan sikapnya yang begitu merendah dalam menanggapi pencalonan dirinya sebagai ketua KPK yang dianggapnya terlalu berlebihan. Saya suka akan sikapnya yang tidak memandang suatu jabatan berdasarkan tinggi rendahnya posisi jabatan itu sendiri, melainkan lebih menitikberatkan kepada manfaat yang akan timbul dari jabatan tersebut. Dan yang pasti, saya amat sangat suka logat Maduranya yang masih terdengar jelas setiap kali beliau berbicara 🙂