Kehamilan Kedua

Kehamilan Kedua

  • Kembali hamil 6 bulan pasca keguguran pertama
  • Kembali ga nyadar kalo lagi hamil
  • Mual muntah tidak separah kehamilan pertama dan ketiga
  • Semakin menjaga kehamilan supaya tidak terulang kejadian yang menimpa kehamilan pertama
  • Usia 4 minggu sudah terlihat kantong kehamilannya
  • Usia 5 minggu janin terlihat seperti kecebong
  • Semakin senang akhirnya bisa tau bentuk janinnya seperti apa
  • Rajin minum susu ibu hamil dan suplemen meskipun dilanda rasa eneg
  • Kembali mengalami flek
  • Langsung konsultasi ke dokter, di-USG, kata dokter janin masih menempel dengan baik, diminta untuk bedrest

    janin usia 4 minggu

  • Pesan dokter kalo dalam 3 hari masih flek diminta kembali lagi
  • 2 hari masih ngeflek, ga sabar takut terjadi apa-apa akhirnya kembali konsul ke dokter
  • Di-USG janin masih ada, kembali diminta untuk istirahat, kalo semakin parah diminta untuk menghubungi si dokter kapanpun 24 jam (dokter yang baik ya?!)
  • Mengabari bapak, bapak bilang kalo emang jelek ga usah dipertahankan
  • Pukul 8 malam ke kamar kecil,jatuh 2 gumpal darah seukuran ibu jari tangan.
  • Suami panik, langsung nelpon dokter dan diminta untuk segera datang ke tempat praktiknya
  • Setelah di-USG ternyata janin dah ga ada, hanya tersisa kantong janin dan ”serpihan” janin
  • Setelah proses pemeriksaan selesai diminta untuk memilih waktu untuk kuret
  • Akhirnya diputuskan untuk kuret keesokan sore
  • Kuret dalam keadaan tidak dibius hahaha.. Cuma sakit dikit koq!
  • Setelah kuret selesai diminta untuk tes TORCH ke Prod*a
  • Sepulang dari tempat dokter mampir ke lab tersebut, langsung ambil darah
  • Setelah 3 hari hasil tes darah bisa diambil dan langsung dibawa ke tempat praktik dokter
  • Dari situ baru diketahui kalo ternyata saya mengidap Toksoplasma, Rubella, dan CMV (Cytomegalovirus) tapi saat itu yang terdeteksi dari masing-masing virus adalah IgG
  • Menurut keterangan dokter jika IgG berarti saya telah memiliki antibodi akan virus-virus tersebut, jadi kondisi saya sudah aman untuk hamil lagi
  • Pesan dari dokter saya untuk tetap menjaga makanan sebab TORCH tidak akan pernah hilang dari tubuh kita, sewaktu-waktu dia akan ”terbangun” dan kembali menyerang kita
  • Hal inilah yang melatarbelakangi suami untuk melarang saya makan makanan pemicu TORCH di kehamilan ketiga

2 thoughts on “Kehamilan Kedua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s