Beri Aku Sesuatu

Beri aku sekuntum mawar
Beri aku hadiah
Beri aku seuntai puisi
Beri aku sebuah kotak yang terbungkus dengan kertas kado
Beri aku sesuatu
Meskipun isinya hanya sebutir permen
Meskipun isinya hanya sebongkah batu
Meskipun isinya hanya selembar kertas bertuliskan Selamat Ulang Tahun
Namun itu sangat berarti bagiku
Bukan masalah isinya sayang
Bukan pula masalah harganya
Bagiku sebutir permen itu berarti segalanya
Bagiku selembar kertas itu merupakan penjelmaan bentuk cinta kasihmu
Segala perhatianmu dapat terwakilkan dalam sebongkah batu
Yang sudah bisa membuatku melayang
Cukup mudah bukan?
Namun hingga saat ini sebutir permen itu belum hinggap di mejaku
Sepucuk kartu ucapan selamat itu belum terselip di tas kerjaku
Sebongkah batu itu belum menyapaku saat aku terbangun di pagi hari
Aku rindu sayang
Rindu teramat sangat pada segala perhatianmu
Atau mungkin aku memang belum pantas mendapatkannya

Mungkin tidak semua pasangan anda memberikan perhatiannya dalam bentuk barang, entah itu bunga, kado, maupun kejutan-kejutan kecil lainnya. Dan mungkin juga Anda termasuk tipe wanita yang menginginkan bentuk perhatian seperti itu. Trus gimana donk?! Saya punya teman (nama dirahasiakan) yang suaminya tuh nggak banget kalo masalah ngasih hadiah ke istrinya. Alasannya sih klise, “Buat apa sih kado dan segala tetek bengeknya? Toh aku tetep sayang kamu, tetep cinta kamu walopun gak pernah ngasih hal-hal kaya gitu!” Trus dijawablah sama teman saya, dengan jawaban klise juga, “Tapi kan cinta juga perlu diwujudkan?!”

Waktu terus berlalu sementara pasangan ini tetep kekeuh dengan pendapat masing-masing, hingga suatu saat si istri sudah nggak tahan n akhirnya pecahlah tangisnya. Kembali dia mengutarakan keinginannya ”beri aku kado!” Mungkin karena gak tega ngeliat istrinya nangis akhirnya si suami mengalah ” iya-iya, maaf ya! InsyaAllah pas ulang tahun ntar tak kasih deh!” dan si istri pun percaya.

H-1 ulang tahun

si istri tentunya sudah gak sabar ingin tau apa yang sedang disiapkan oleh suaminya

Pukul 00.00 WIB saat pergantian tanggal menuju hari ulangtahunnya

Suaminya tidur dengan lelap, si istri hanya bisa berbaik sangka ”Oh, mungkin baru besok dikasihnya”

Hari H

Nothing happen, istri tetap berbaik sangka ” mungkin nanti malam akan ada candle light dinner” sambil senyum-senyum sendiri🙂

Hari H jam 9 malam

“Dah ngantuk niiiih… hmmm.. jangan-jangan dikerjain, mungkin besok ngasihnya biar aku ngambek kali ya!” Pikir si istri

H+1 dan seterusnya

Kado itu tak pernah ada …  :(

4 thoughts on “Beri Aku Sesuatu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s