Hari terakhir di Sukabumi, 2 jam sebelum check out dari hotel dan 6 jam sebelum jam pulang kantor, saya dan teman-teman “merayakannya” dengan naik rakit di danau berkedalaman sekitar 8 meter yang terletak di belakang hotel. Rakit yang kami tumpangi ini berkapasitas maksimal 8 orang dewasa dengan biaya sewa 140 ribu per rakit plus sang operator rakit yang pengoperasiannya masih menggunakan transimisi manual ini.
Begitu naik ke atas rakit, saya langsung merasakan sensasi yang begitu damai, tenang, menikmati hembusan angin danau yang begitu lembut, hmmm.. kembali saya diingatkan atas kebesaran kuasa Sang Pencipta! Setelah itu saya ambil kamera kemudian jeprat-jepret mengambil gambar sekeliling danau sekaligus para penumpang rakit yang sebagian besar merupakan penderita sindrom CEREWETBANYAKOMONGKAGAKBISADIEMRAMEBANGET.
Seperempat perjalanan terlalui, posisi rakit mulai mendekat ke pulau mini yang terletak di tengah danau tersebut. Tampak sebuah lapak penjual kelapa muda yang masih berumur belasan tahun dengan semangat mempromosikan dagangannya berharap salah satu dari kami tertarik untuk membelinya, sayangnya saat itu cuaca sedang mendung dan suhu dataran tinggi yang begitu dingin sehingga bukan saat yang tepat untuk minum minuman sesegar kelapa muda. Lanjutkan!






